Edarkan Narkoba Jenis “Gorila” di Dekat Asrama TNI, Tiga Pemuda Ini Diciduk Tentara

KOTA,(GE).- Entah apa yang ada di benak tiga orang pemuda ini, ketiganya diduga nekat nebggubakanb/ mengedarkan barang haram narkoba di dekat kompleks Asrama TNI, kawasan Sukadana, Kecamatan Garut Kota, Minggu (27/11/ 2016).

Saat melakukan aksinya, sekira pukul 10.00.WIB, tiga pemuda ini kepergok anggota Kodim 0611 Garut. Saat digeledah beberapa orang tentara, tiga pemuda ini kedapatan membawa narkoba jenis baru yang masih jarang beredar.

Dandim 0611, Letkol Setyo Hani Susanto, mengatakan, narkoba yang ditemukan dari ketiga terduga pelaku yakni jenis g”Gorila.” Narkoba jenis ini sepintas mirip tanaman ganja.


“Ya, dari keterangan pelaku mengakui, katanya dengan mengisap “Gorila” ini baru dua hisap saja sudah bisa bikin halusinasi. Jadi lebih parah dari ganja,” kata Setyo di Makodim 0611, kepada sejumlah awak media.

Dandim mengungkapkan, ketiga pelaku ini berinisial RA (20) sebagai pengedar, AP (20), dan SU (22) sebagai pembeli. Saat dimintai keterangan, RA mengaku tak memiliki pekerjaan sehingga memilih mengedarkan narkoba. Sedangkan AP bekerja di sebuah pabrik dan SU merupakan tukang tambal ban.

“Sebelum tertangkap, mereka mondar-mandir terus. Lalu ditangkap dan setelah digeledah ada beberapa linting yang diduga sejenis narkoba baru jenis Gorila atau Hanoman,” ucapnya.

Pihaknya akan mendalami penangkapan ketiga pelaku yang merupakan warga Kecamatan Cilawu. Kodim juga akan berkoordinasi dengan Polres Garut untuk penanganan lebih lanjut.

“Tadi (kemarin) saya sudah menghubungi Kapolres Garut dan meminta Satnarkoba untuk menjemput ketiga pelaku. Kami akan terus koordinasi dengan Polres untuk pengembangannya,” ujarnya.

Para pelaku, tutur Setyo, mendapat barang haram tersebut secara daring dari salah satu media sosial. Pelaku kemudian memesan barang tersebut dan dikirim melalui jasa pengiriman.

“Jadi pelakunya dapat barang dari Jakarta. Dia tahu dari media sosial dan memesannya. Empat linting gorila ia jual seharga Rp 50 ribu,” ujar Setyo sambil menunjukkan barang bukti narkoba jenis gorila yang siap pakai.

Menurut Setyo, dari informasi Badan Nasional Narkotika (BNN) jika gorila merupakan narkotika jenis baru. Peredarannya memang masih terbatas. Pemakainya akan merasakan halusinasi yang luar biasa.

“Kami juga akan terus mendalami apakah ada keterlibatan anggota TNI. Apalagi pelaku berani mengedarkan di sekitar asrama TNI. Jika ada anggota terlibat tentunya akan kami sikat habis sesuai intruksi Panglima TNI,” tegasnya.

Dari para pelaku, pihaknya mengamankan 18 linting gorila, tiga buah telepon genggam, dan satu tas milik pelaku. Narkoba jenis gorila itu juga sudah diedarkan pelaku selama dua bulan. (Tim GE)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI