Duh! Masih Ada Oknum PNS yang Indisipliner di Hari Kebangkitan Nasional ke 108

Sejumlah oknum PNS tampak asyik ngerumpi dan memainkan gadgetnya di saat Upacara Peringatan Harkitnas ke 108 di Alun alun, Jalan Otista, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (20/05/2016).

KOTA, (GE).- Upacara peringatan hari kebangkitan nasional (Harkitnas) ke 108 tahun tingkat Kabupaten Garut dipusatkan di Lapangan Otista Alun-alun Garut dengan prosesi upacara kenegaraan yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, POLRI, PNS serta sejumlah pelajar. Pada peringatan Harkitnas tahun ini (2016) sejumlah oknum pegawai negeri sipil (PNS) tidak disiplin tampak mewarnai jalannya upacara yang dipimpin Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, Jumat (20/05/2016).

Terlihat, barisan depan peserta upacara nampak berbaris rapi, serius menyimak pemaparan sang pemimpin upacara. Namun, pemandangan kontras begitu jelas di barisan belakang peserta upacara. Sejumlah oknum PNS malah menunjukan ketidakdisiplinannya dengan bersantai ria. Disaat peserta yang lain serius menyimak pesan-pesan pimpinannya, mereka malah asyik ngerumpi dan memainkan gadgetnya masing-masing.

Ditemui usai memimpin upacara, Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, mengatakan, bahwa memaknai pelaksanaan hari kebangkitan nasional tahun 2016 ialah dengan bekerja secara nyata agar mampu meningkatkan kemandirian.

“Tema Harkitnas tahun ini adalah kerja nyata. Mari kita bekerja nyata kemudian mari kita bangun kemandirian dan berkarakter. Saya kira tiga hal ini yang harus dimaknai oleh seluruh masyarakat Garut, termasuk PNS,” tandasnya.

Disinggung terkait sangsi bagi PNS yang indispliner, Hemli mengakui, bahwa pihaknya menyampaikan pada Sidang Paripurnna kemarin, (19/05/2016).

“Ya, kemarin kita sudah sampaikan dalam paripurna. Ada beberapa kriteria yang diturunkan kemudian ada juga yang dibebas tugaskan kalau tidak salah jumlahnya ada tiga puluhan.” Tukasnya.

Ditegaskannya, tahun ini (2016) Pemerintahan Kabupaten Garut (Pemkab Garut) telah memberikan sanksi terhadap PNS yang dinilai tak mampu bekerja dengan baik dengan dasar beberapa kriteria.

“Ya, 30 an oknum PNS yang telah dikenakan sanksi, baik sanksi ringan maupun berat mulai dari penurunan jabatan maupun yang di non aktifkan jabatannya. Maka tak menutup kemungkinan oknum PNS yang tidak disiplin saat upacara ini pun akan mendapatkan sanksi dari pemerinta.” Tandasnya. (Idrus Andriawan)***

 

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN