Duh, Kawat Gigi ini Merusak Masa Depan Tasya

BAGI Anda para gadis terutamakaum wanita berhati–hatilah saat berniat menggunakan kawat gigi. Pasalnya warga di Kampung Ciwalen, Kelurahan Ciwalen, Kecamatan Garut Kota, mengalami pembengkakan di bagian gusi usai memasang kawat gigi di salah satu tempat pasang kawat gigi di Garut. Bahkan pembengkakan di bagian gusi tersebut seperti tumbuh tumor ganas hingga menyembul di bagian pipi kanan korban.

Namanya gadis malang tersebut, Tasya Aulia Monina. Kini wajahnya tampak aneh akibat benjolan besar di bagian gusi. Benjolan tersebut didiagnosa tumor ganas akibat pemasangan kawat gigi palsu yang tidak higienis. Akibat penyakit yang dideritanya kini, Tasya kerap mengerang kesakitan.

Mengetahui kondisi Tasya semakin memburuk, kedua orang tuanya kemudian membawa korban untuk berobat ke sana ke mari. Namun tak kunjung membuahkan hasil. Semakin hari benjolan di pipi Tasya pun terus membesar sehingga wajahnya tampak aneh dan menakutkan.

“Sekarang anak saya sudah tak mau maen ke luar rumah karena minder. Bahkan sekolah pun sudah berhenti karena malu diledek sama teman-temannya,” ujar ibu korban, Nia Kurniawati, saat melapor ke Mapolres Garut.

Menurut Nia, tumor tersebut tumbuh setelah dipasang kawat gigi. Sebelumnya memang tidak apa-apa, tapi setelah kawat gigi dipasang, gusi anaknya jadi bengkak dan terus membesar.
Nia pun sempat meminta pertanggungjawaban kepada pemilik tempat pasang gigi berinisial (Y). Namun tidak ada tanggapan bahkan tidak mau bertanggungjawab. Mendapat tanggapan seperti itu, orang tua Tasya tidak terima dan melaporkan peristiwa tersebut kepada Polisi.

“Saya bingung harus berbuat apa lagi. Tempat praktik pasang kawat gigi sudah tak mau bertanggung jawab. Makanya saya langsung melapor,” ujarnya.
Nia berharap keadilan bisa didapatnya. Sehingga tukang praktik kawat gigi bisa bertanggung jawab. Namun yang paling penting tak ada lagi memakan korban lainnya.

“Cukup anak saya yang jadi korban. Jangan sampai berjatuhan korban lainnya gara-gara pasang kawat gigi,” lirihnya.
Sementara itu, Tasya, tak banyak berkomentar saat sejumlah wartawan bertanya terkait kronologis kejadian. Ia hanya mengatakan malu bergaul karena wajahnya yang tampak aneh. Bahkan dirinya kini tak lagi bersekolah karena malu oleh teman-temannya.

“Masa depanku berantakan gara-gara pasang kawat gigi palsu,” ucapnya singkat.
Atas laporan yang dibuat korban, pihak Kepolisian segera memanggil tukang kawat gigi yang dinilai melakukan malapraktik tersebut. Kasusnya kini ditangani jajaran Polres Garut.

(Farhan SN)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN