Dua Orang Warga Sukaregang Tewas Tertimpa Benteng Pembatas Bangunan Pabrik Penyamakan Kulit

ETIK dan Dadang, dua orang korban tewas akibat tertimpa reruntuhan material benteng pembatas pabrik penyamakan kulit di Kampung Sukaregang RT/RW 01/21, Kelurahan Kota Wetan, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (4/4/17) sekira pukul 16.00 WIB. (Farhan SN/GE)***

GARUT, (GE).- Dua orang warga Kampung Sukaregang RT/RW 01/21, Kelurahan Kota Wetan, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat, tewas setelah tertimpa reruntuhan benteng pembatas bangunan pabrik penyemakan kulit milik pengusaha setempat, H. Ejeb. Kedua korban tewas masing-masing Etik (40) dan Dadang (20). Keduanya adalah buruh di pabrik penyamakan kulit tersebut.

Selain menyebabkan korban jiwa, robohnya benteng tersebut membuat tiga rumah warga setempat mengalami rusak parah.

Kapolsek Garut Kota, Kompol Ahmad Kustia, menuturkan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 16.00 WIB. Robohnya benteng pembatas itu diduga karena pondasi yang kurang kokoh.
“Benteng pembatas itu berada di atas rumah warga. Benteng menimpa tiga rumah warga. Yaitu rumah milik Wiwi, Engkem, dan Ujang,” ujar Kustia di lokasi kejadian, Selasa (4/4/17).
“Saat kejadian Wiwi, Dadan, Etik, dan satu anaknya bernama Padil, berada di dalam rumah. Namun nahas Etik dan Dadan tak bisa diselamatkan,” ucapnya.
Sementara itu, Wiwi (50) dan Padil (9) hanya mengalami luka ringan. Warga lainnya yang mengalami luka ringan adalah Siti Patimah (23).


“Kami langsung melakukan evakuasi setelah mendapat laporan,” katanya.
Kustia menduga, selain pondasi yang kurang kokoh, struktur tanah tempat dibangunnya benteng yang tidak rata juga menjadi faktor penyebab musibah tersebut.

“Ditambah guyuran hujan selama satu jam membuat benteng sepanjang 20 meter dan tinggi tiga meter itu roboh,” katanya.
Sebelum kejadian, papar Kustia, warga setempat sudah mengingatkan kepada pemilik pabrik untuk memperbaiki pondasi benteng karena sudah terlihat akan roboh. Pemilik pabrik pun sudah menyanggupi untuk memperbaikinya. Namun sebelum sempat diperbaiki, benteng tersebut sudah roboh dan menimbulkan korban jiwa. (Farhan SN/GE)***

Editor : SMS

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI