Dua Bulan Pascakebakaran, Basar Masih Menunggu Bantuan Pemerintah

Rumah milik Basar (40) warga di Kampung Pasir Kaliki, RT/RW: 4/7, Desa Samudrajaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Pasaterbakar, (21/6/2016) lalu. Tampak tinggal puing-puingnya yang rata dengan tanah./Deni,"GE"

CARINGIN, (GE).- Salah satu musibah kebakaran di kawasan Garut selatan sudah hampir dua bulan berlalu. Kebakaran tersebut telah menghanguskan satu unit rumah milik Basar (40) warga di Kampung Pasir Kaliki, RT/RW. 4/7, Desa Samudrajaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Pasca kebakaran, Basar bersama istri dan ke tiga orang anaknya hingga kini hanya bisa menumpang di rumah saudaranya. Karena keterbatasan ekonomi, Basar tak mampu untuk kembali membangun rumah sederhananya.

‘’Jangankan berpikir untuk membangun rumah, untuk makan sehari-hari sangat susah. Saya sudah tidak punya apa-apa lagi harta benda sudah habis terbakar. Yang tersisa hanya pakaian yang melekat di badan.” Tuturnya, lirih.

Diungkapkannya, beberapa waktu lalu pernah mengajukan permohonan bantuan pada pemerintahan desa setempat, namun untuk memberikan bantuan keperluan pembangunan rumah, pihak desa mengaku tidak bisa karena tidak ada anggaran.

“Kalau bukan pemerintah siapa lagi yang akan membantu kami sekeluarga?!” Tukasnya.

Sementara itu sekretaris Desa Samudra Jaya, Kecamatan Caringin, Asep Akung mengatakan, pihak desa sendiri sebenarnya sudah mengajukan permohonan bantuan kepada pemerintahan Kabupaten Garut.

“Sudah kita ajukan permohonan bantuan ke Pemkab, dan beberapa waktu itu korban mendapatkan bantuan berupa beras, minyak goreng dan karpet dari Dinas Sosial.” Jelasnya. (Deni-Siti)***