Dorong Percepatan Pembangunan Pariwisata, Situ Bagendit Gelar Aksi Sapta Pesona

BANYURESMI, (GE).- Seiring dengan digulirkannya kebijakan nasional yang menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan dalam pembangunan nasional. Dan kepariwisataan ini juga akan didorong sebagai sumber penerimaan devisa negara.

Belum lama ini Kementrian Pariwisata Republik Indonesia melakukan sejumlah upaya untuk mendorong percepatan pembangunan pariwisata. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah ini diantaranya melalui Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona. Dengan program gerakan dan aksi yang digulirkan ini diharapkan akan memperkuat pemberdayaan masyarakat dalam kepariwisataan di berbagai daerah.

Sementara itu, untuk di Kabupaten Garut sendiri, Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona ini digelar di kawasan Situ Bagendit, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (02/9/2016).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kabupaten Garut Budi Gan Gan Gumelar mengatakan, dalam kegiatan ini masyarakat diajak mengikuti lomba bersih bersih kawasan wisata Situ Bagendit.

“Ya, masyarakat sekitar kita ajak mengikuti berbagai lomba. Teknis pelaksanaanya , para peserta dibagi dalam 4 tim untuk membersihkan 4 zona yang berbeda. Tim dengan zona paling bersih berhak mendapat hadiah.” Ungkap Kadisbudpar.

Sementara itu, Drs. Sarman Pamungkas,MM. yang merupakan Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Wisata Kementrian Pariwisata mengatakan, gerakan sadar wisata sendiri merupakan gerakan masif yang dimaksudkanmemotivasi masyarakat untuk menjadi tuan rumah objek wisata yang baik dengan turut mewujudkan 7 unsur sapta pesona.

“Tujuh Sapta Pesona itu meliputi keamanan ketertiban, kebersihan, sejuk, indah, ramah dan kenangan di kawasan wisata unggulan daerah masing masing.” Tandasnya.
Harapan senada disampaikan Kepala DLHKP Kabupaten Garut Adji Sekarmadji, melalui Gerakan Sadar Wisata yang dicanangkan Kementerian Pariwisata ini dapat mendorong partisipasi pemerintah dan masyarakat dalam pengembangan destinasi pariwisata di tiap daerah.

“Harapan saya tentu sama dengan apa yang disampaikan pak Kadisbudpar. Dengan gerakan dan aksi yang digulirkan oleh Kementrian ini tentunya bisa berdampak pada kawasan wisata yang aman, nyaman dan berwawasan lingkungan serta memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat .”  (Hakim Abdul Ghani)***