Dony Kusuma Kagumi Kearipan Lokal dan Kekuatan Bela Diri Padepokan RJK

GARUT, (GE).- Padepokan RJK mampu menarik perhatian artis yang sekarang meniti karier sebagai politisi, Dony Kusuma. Logika kearipan lokal dan pertunjukan kekuatan alam menjadi daya tarik padepokan RJK dalam kunjungan politisi Partai Berkarya itu.

“Saya kagum dengan kearipan lokal yang dikembangkan Padepokan RJK. Selain itu, semua orang sangat memperhatikan lingkungan. Sehingga kekuatan alam pun bisa diolah menjadi kekuatan bela diri,” kata Dony, Jumat, (23/11/18).

Dony pun mengaku banyak menemukan berbagai keanehan di dalam Padepokan RJK. Salah satunya adalah, dengan adanya batu pamegaran dan batu bedil. Kedua batu ini disakralkan karena memiliki nilai budaya bagi Paguron RJK.


Selain itu, kata Dony, dirinya pun melihat unjuk kebolehan bela diri khas Paguron RJK. Dalam pertunjukan itu, ungkap Dony, sejumlah orang bosa terjungkal hanya dengan hempasan jari-jari ketua Padepokan RJK, Nurseno SP Utomo.

“Tadi sempat ada pertunjukan bela diri juga. Saya lihat bela diri ini khas RJK. Pasalnya belum saya temukan di mana pun,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Padepokan RJK, Nurseno SP Utomo, mengaku Padepokan RJK sengaja mempertahankan semua kearipan lokal agar budaya tak tergerus oleh zaman. Sehingga budaya tetap eksis di tengah gerusan arua modernisasi.

“RJK komitmen pertahankan budaya lokal. Seperti tatakrama dan berbagai batu peninggalan pun dipertahankan di padepokan ini,” kata dia.

Selain itu, di Padepokan RJK dikembangkan juga bela diri khas RJK. Menurutnya, beladiri ini merupakan intisari dari alam.

“Jadi kalau alam diolah dan dipelihara maka akan memberikan efek positif. Namun sebaliknya jika dirusak tentu akan menjadi bencana,” ucapnya.

Nurseno berkeyakinan, bela diri khas RJK memiliki kekuatan luar biasa. Pasalnya, kekuatannya bersumber dari alam.

“Saya kira siapa pun tak akan ada yang bisa melawan alam. Saat alam murka semuanya bisa binasa,” pungkas Nurseno. (MHI)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI