Ditanya Soal Pasar Wanaraja, Kadisperindagpas Garut Malah Musam-mesem

PEMKAB, (GE).- Proses pembangunan Pasar Wanaraja masih menuai protes dari sejumlah warga yang mempersoalkan status kepemilikan tanah. Bahkan belakangan ini komisi A, B dan C merekomendasikan agar pembangunan Pasar Wanaraja ditutup sementara.

Saat ditanya terkait kelanjutan Pasar Wanaraja, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar (Disperindagpas), Wawan Nurdin, tidak bisa memberikan keterangan gamblang. Bahkan sambil senyum ia berlalu dari berondongan pertanyaan yang dilontarkan wartawan.

“Belum-belum tenang saja. Semuanya akan saya jelaskan,” ucapnya sambil berlalu.

Sikap pria berkumis yang akrab disapa Wanur ini mengundang berbagai asumsi. Apakah pembangunan Pasar Wanaraja akan dihentikan atau dilanjutkan. Bahkan sejumlah wartawan mempertanyakan strategi apa yang akan dijalankan oleh Wanur dalam menyelesaikan kisruh Pasar Wanaraja.

Sementara itu, berdasarkan keterangan yang disampaikan Komisi A, B, dan C melalui Sekretaris Komisi A, Dadang Sudrajat merekomendasikan agar pelaksanaan pembangunan Pasar Wanaraja dihentikan sebelum proses perizinan serta legal status kepemilikan tanahnya diselesaikan.

Komisi A, B dan C mendorong upaya penegakan hukum terhadap kelalaian yang mengakibatkan jatuhnya korban meninggal dunia dalm revitalisasi Pasar Wanaraja. Selain itu, mereka juga mengusulkan pimpinan DPRD agar membuat nota pimpinan kepada Bupati untuk penghentian sementara. Farhan SN***