Disdik Garut Resmi Larang Perayaan Valentine Days, Kabid SMP: “ Lebih Banyak Madhorotnya”

GARUT,(GE).-  Terkait perayaan Valentine Days atau hari kasih sayang, yang biasa dirayakan kaum muda mudi pada hari ini (14 Februari ), Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Garut mengeluarkan surat edaran pelarangan secara resmi, khusus di lingkungan sekolah.

Dalam surat resmi bertanggal 13 Februari 2018, yang ditujukan kepada Kepala UPT Pendidikan Kecamatan, Kepala Sekolah SMP Negeri/Swasta dan Kepala SKB, pihak Disdik Garut melarang dengan tegas perayaan Valentine Day’s.

Dalam surat tersebut disebutkan, alasan pelarangan perayaan Valentine Day’s didasarkan pada upaya menjaga membangun karakter peserta didik agar terhindar dari kegiatan yang bertentangan dengan  norma agama, sosial serta budaya.


Pihak Disdik Garut menyampaikan sedikitnya tiga poin himbauan terkait  pelarangan merayakan Valentine Days, diantaranya :

  1. Melarang peserta didikuntuk merayakan Valentine Day’s, baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.
  2. Melakukan pemantauan/ pengawasan kegiatan terhadap peserta didik.
  3. Segera melapoarkan pemantauan/ pengawasan.

Menanggapi surat edaran terkait pelarangan perayaan Valentine Day’s, Kepala Bidang (Kabid) SMP pada Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Garut, Totong,  mengatakan pelarangan tersebut merupakan upaya meng-counter persoalan pelajar  yang bertentangan dengan norma agama juga adat ketimuran.

“Berkenaan dengan surat resmi terkait pelarangan perayaan Valentine Days, khususnya bagi para peserta didik. Ini lebih dimaksudkan untuk meng-counter pelanggaran berbagai norma agam, sosial, budaya serta adat ketimuran. Kalu kita memetik hikmah dari Valentine Days ini kan lebih banyak madhorotnya ketimbang manfaatnya,” ungkap Totong, kepada garut-express.com, Rabu (14/02/18).

Totong menambahkan, Valentine Day’s juga bertentangan dengan semangat Perpres No.87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter, salah satunya adalah karakter religiusitas dalam upaya mewujudkan peserta didik yang berakhlak mulia. (ER)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI