Dinilai Rawan, Pilkada Pangandaran Mendapat Perhatian Khusus TNI

KOTA, (GE).- Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tinggal dua hari lagi. Menurt jadwal, Pilkada serentak ini akan digelar pada 9 Desember 2015. Pelaksanaan Pilkada yang tinggal 2 hari, khususnya di wilayah Jawa Barat mendapatkan perhatian khusus dari Kodam III/Siliwangi. Salah satu daerah yang mendapatkan perhatian khusus ini diantaranya Pangandaran.

Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) III/Siliwangi, Brigjen TNI Wuryanto, mengatakan, Kabupaten Pangandaran sebagai daerah otonomi baru yang dinilai cukup rentan terjadi konflik dalam pelaksanaan pilkada kali ini.

“Pada dasarnya, 8 daerah yang melaksanakan pilkada juga harus diwaspadai. Hanya saja Pangandaran itu kabupaten baru, jadi akan di pantau terus,” tutur Brigjen Wuryanto, dihadapan sejumlah awak media, usai memberikan pengarahan di Makorem 062 Tarumanagara, Senin (7/12/ 2015).

Hingga saat ini, Wuryanto mendapatkan laporan dari Komandan Kodim (Dandim) Ciamis, bahwa kondusifitas Pangandaran jelang Pilkada masih terjaga.
“Kondusif. Kalaupun ada gangguan juga kecil. Wajar ini kan namanya kompetisi, itu adalah bumbu kompetisi,” tandasnya.

Dikatakannya, Kodam III/Siliwangi selalu siap membantu pengamanan pihak Polda Jabar. Pihak Kodam sendiri telah melakukan pemetaan dan rencana antisivatif dari semua wilayah.

“Saya yakin warga Jabar sangat memahami kondisi wilayahnya. Warga Jabar itu cinta damai dan menghindari konflik,” tegasnya.

Kasdam Siliwangi menyebutkan, selama pelaksanaan pilkada di Indonesia, wilayah Jabar merupakan daerah yang paling kondusif. Dari pengalaman tersebut, ia meyakini jika masyarakat pun tak akan merusak kondisi aman di wilayahnya.

“Untuk membantu pengamanan Pilkada nanti, kita akanb turunkan 31 personil anggota dari masing-masing Kodim. Kami juga akan memantau langsung ke Tasikmalaya dan Pangandaran. Situasi kondusif harus terus dijaga hingga pasca pemilihan nanti,” tegasnya. (Farhan SN)***