Dikira Pelaku Pembakaran Gunung Guntur, BKSDA Polisikan Beberapa Penambang Pasir

GARUT,(GE). – Baru baru ini pihak Badan Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) wilayah V Kabupaten Garut melaporkan empat orang penambang pasir Gunung Guuntur. Pihak BKSDA menduga ke empat orang warga ini diduga merupakan pelaku pembakaran hutan. Namun, belakangan laporan tersebut dicabut, kemudian laporannya diganti dengan aktifitas ilegal penggalian pasir di kawasan milik BKSDA.

Menurut Kapolsek Tarogong Kaler, IPTU Tito Bintoro,  pada Selasa (5/9/17) pagi, menerima laporan dan empat orang warga yang diduga merupakan pelaku pembakaran kawasan gunung Guntur dari BKSDA Garut.

“Namun setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ternyata keempat orang yang dibawa ke Mapolsek Tarogong Kaler itu mengaku penggali pasir.  Saat diamankan mereka tengah memperbaiki truk yang dibawanya dan karena kurang penerangan menyalakan api. Pihak BKSDA sendiri mengira mereka pelakunya, karena keempat orang itu terlihat dari atas oleh pihak BKSDA usai memadamkan api di lokasi kebakaran kawasan hingga akhirnya laporan tersebut dicabut,” ungkapnya.


Dijelaskannya, pihak BKSDA tetap melaporkan keempat orang warga tersebut pada kasus lainnya yaitu aktifitas penambangan liar. Keempat orang yang diamankan berikut barang bukti kendaraan jenis dum truk itu adalah UJ, DS, DT dan MG dimana semuanya merupakan warga kelurahan Pananjung.

“Kita langsung melakukan pemeriksaan kepada keempat orang warga itu, dan saat diperiksa mereka memang mengakui jika mereka ini penambang pasir di kawasan milik BKSDA namun belum lama melakukan aktifitas penambangannya,” katanya. (Tim GE)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI