Dikelola Pihak Swasta, Tiket Gunung Papandayan Dinilai Terlalu Mahal

CISURUPAN, (GE).- Sejumlah pengunjung kawasan wisata Gunung Papandayan mengeluh akibat mahalnya tiket masuk. Tarif mahal tersebut dipatok mahal setelah kawasan wisata tersebut dikelola oleh pihak swasta.

Selain mengeluhkan mahalnya tiket masuk kawasan tersebut, pengunjung pun menilai pengelola kurang profesional. Pasalnya di sejumlah tempat sampah tampak bertebaran.

Warga Kalibata, Jakarta Selatan, Daniel (25 tahun) mengatakan, saat libur Lebaran beberapa waktu lalu mengunjungi Gunung Papandayan di Garut. Namun, ada perubahan tarif masuk, kamping dan parkir. Harga tiket masuk yang ada di papan pengumuman Rp 22 ribu, tapi di pintu masuk dipinta Rp 65 ribu.

“Kalau ingin kamping bayar lagi Rp 35 ribu permalam, bayar parkir Rp 17 ribu untuk kendaraan roda dua,” kata Daniel, Rabu (13/72016).

Dikatakan Daniel, wisatawan termasuk para pendaki yang datang ke Papandayan banyak yang mengeluh karena tidak ada pemberitahuan soal kenaikan tarif. Banyak juga pendaki yang mengurungkan niatnya kamping di Gunung Papandayan. Mereka turun kembali dan memilih mendaki Gunung Cikuray.

Meski sudah dipasang tarif mahal, menurut Daniel, pemandangan di Pondok Salada masih kurang nyaman karena banyak sampah berserakan. Bahkan, informasinya ada pendaki yang menuju Bengalau tapi dipinta beli tiket lagi.

Pendaki lainnya, Muhammad Kurniawan (25) menambahkan, soal kenaikan tarif tidak masalah asalkan dikelola dengan lebih baik. Jadi, setelah dikelola pihak swasta, seharunya tidak ada lagi cerita sampah berserakan di Gunung.

“Pengelola jangan hanya mengambil keuntungan dengan menaikan tarif tapi juga harus memperhatikan soal sampah, upaya menjaga lingkungan agar tetap alami,” ujar Kurniawan.

Pendaki asal Bogor, Dedi Maulana (28) mengatakan, pada Jumat (8/7) naik ke Gunung Papandayan. Memang ada perubahan, sejumlah tempat di kawasan Papandayan menjadi lebih tertata. Di sepanjang jalur mereka menempatkan security.

“Namun, masalah sampah gak berubah masih kotor, kemarin kami camp di Pondok Salada pas malamnya ada sekitar lima kali bakar petasan kembang api, padahal dilokasi ada security,” jelas Dedi.

Dedi menambahakan, sepengetahuannya tarif masuk ke kawasan Gunung Papandayan Rp 30 ribu. Tarif kamping permalam Rp 35 ribu. Tapi, ada pendaki lain yang harga tarif masuk dan kampingnya tidak sama. Dedi pun tidak tahu mengapa tarifnya bisa berbeda-beda. Masalah tarif yang tidak jelas pun banyak membuat para pendaki kecewa. Uje***