Dikecewakan Gunung Papandayan, Terobati Pantai Puncak Guha

HAMPIR Seluruh lokasi kawasan wisata pantai laut selatan Garut pada saat liburan Lebaran selalu menjadi primadona. Puncak Guha adalah salah satu objek wisata alam yang ada di kawasan Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut. Keindahannya kini mulai diperbincangankan wisatawan.

Keindahan objek wisata pesisir pantai bernama Puncak Guha ini diantaranya diungkapkan oleh Zsa Zsa Hanum (18), salah seorang pelancong lokal.

“Pokonya tempat ini (Puncak Guha/ red) indah banget. Oh iya, tempat ini juga bagus kayaknya untuk tempat camping ground baru bagi para pencinta alam,” tuturnya, seraya menebar senyuman.

Zsa zsa yang mengaku telah dikecewakan oleh mahalnya ticket mendaki Gunung Papandayan ini mengaku terobati dengan eksotikme pantai selatan nan pmempesona. Untuk menikmati liburan Lebarannya ia bersama teman-temanya memilih tempat wisata alternatif, yakni menikmati Pantai Puncak Guha.

“Awalnya saya dan teman-teman berencana camping ke Gunung Papandayan, tapi belakangan diketahui tarif masuknya gak kira-kira. Rp 70.000,-. Kita kecewa tentunya dengan tarif tersebut. Akhirnya kita memilih wisata ke laut selatan. Ya, Pantai Puncak Guha yang indah ini menjadi pengobat kekecewaan,” tukasnya.

Dikatakannya, untuk masuk objek wisata Puncak Guha ini biayanya terbilang ekonomis, yakni Rp 5000 per orang. Dengan ticket masuk yang murah meriah ini, pengunjung bisa menikmati indahnya laut selatan dari atas bukit.

Sementara itu, bagi para wisatawan yang hendak mendirikan tenda dan menginap di tempat tersebut dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 10.000 saja.

Apong (56) salah seorang pengelola di tempat wisata ini mengakui, jika Pantai Puncak Guha mulai menjadi favorit warga. Hal ini terbukti di saat musim liburan, keindahan pantai ini selalu banyak didatangi wisatwan.

”Alhamdulillah, tempat ini selalu ramai pengunjung. Terutama saat liburan sekolah,” tuturnya.

Apong juga berpesan bagi para wisatawan yang berwisata ke Puncak Guha agar berhati-hati. Ia berpesan agar menjauhi mulut tebing dan jangan melewati pagar pembatas tebing, karena bisa membahayakan. (Shidqi Al Ghifari)***