Diduga Kesal Kadesnya Berbuat Mesum, Warga Bakar Aula Kantor Desa di Kawasan Garut Selatan

Anggota Polsek Pakenjeng, memasang police line di aula Desa Karangsari, Kecamatan Ckelet yang diduga hangus dibakar warga, Ahad (15/07/18)/ foto: Andri/GE.***

GARUT, (GE).- Warga di kawasan selatan Garut, tepatnya di Desa Karangsari, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut dikejutkan dengan terbakarnya Aula Kantor Desa Karangsari, dini hari sekira pukul 03.00 WIB, Ahad (15/07/18).

Menurut keterangan beberapa warga sekitar, dibakarnya aula kantor desa tersebut dipicu kekesalan warga yang kerap kali mendapati sang Kades berbuat mesum. Warga menyebut, Kades Karangsari berinisial OS beberapa kali kedapatan melakukan perbuatan tidak senonoh di aula desa.

“Ya, pak kades beberapa kali ketahuan berbuat tidak senonoh di aula kantor desa. Mungkin warga kesal, sebelumnya juga massa (warga sekitar) pernah berdemo ke kantor desa (Karangsari),” tutur salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.


Menurut sekretaris Desa Karangsari, Furkon, akibat kejadian tersebut, sejumlah properti dan beberapa dokumen penting yang tersimpan di aula hangus dilalap api. Disamping itu, warga juga sempat merusak beberap barang milik kantor Desa Karangsari.

“Selain aula yang terbakar, ada juga beberapa barang milik kantor desa dirusak. Kejadiannya subuh sekitar jam 3 dini hari. Saya sendiri dikasih tahu sama kaur (aparat desa) yang rumah nya dekat sama kantor desa. Sebelumnya juga ada yang demo ke sini (kantor desa) masalah perselingkuhan kades, tapi saya kurang tahu persisnya,” ujar Furkon.

Pascakejadian, aparat kepolisian dari polsek setempat langsung terjun ke lokasi kejadian. Beberapa anggota Polsek Cikelet langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Untuk mengungkap kasus tersebut, pihak kepolisian mengumpulkan sejumlah barang bukti di TKP. Sejumlah barang bukti yang diamankan polisi di antaranya botol berisi bensin, bongkahan batu yang diduga dijadikan alat pelemparan hingga serpihan kaca aula kantor desa.

“Kami mendapat laporan dari warga (sekitar) ada kantor desa yang terbakar. Terkait terbakar atau dibakarnya kami masih menyelidikinya. Kami masih kumpulkan bukti-bukti, jika memang ada yang sengaja membakar, tentu kami akan proses secara hukum,” Ungkap Kapolsek Cikelet, AKP. Agus Maulani kepada sejumlah awak media.

Ditegaskannya, terkait kasus pembakaran aula kantor desa ini akan terus diusut pihak kepolisian. Rencanaya, pihak kepolisian akan segera memanggil sejumlah pihak termasuk kepala desa dan tokoh masyarakat di Desa Karangsari, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut. (Andri)***

Editor: ER.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI