Diduga Ada Sabotase, Pedagang Pasar Limbangan Berharap Polisi Segera Menangkap Pelakunya

LIMBANGAN,(GE).- Pasar sementara Limbangan di Desa Limbangan Tengah, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut hangus terbakar pada Rabu (18/5/2016). Sejumlah pedagang menduga peristiwa terbakarnya pasar sementara Limbangan akibat sabotese pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Kami menganalisa mengindikasi bahwa yang terjadi di tempat pasar sementara adanya indikasi sabotase pembakaran,” kata Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Limbangan, Basar Suryana, Jumat (20/5/2016).

Alasannya mengapa diindikasi terjadi sabotase. Sebab, diakui Basar, terdapat tiga titik api yang menyala. Selain itu, ia mengaku melihat langsung lokasi terjadinya kebakaran sekitar pukul 01.15 WIB. “Di titik api menyala, listrik yang ada di kios tersebut sebagian masih dalam posisi menyala,” ujarnya.

Basar mengungkapkan, faktor penyebab terbakarnya pasar sementara Limbangan bukan diindikasi karena terjadi konsleting listrik. Tapi, diindikasi terjadi sabotase karena ada kejanggalan di titik nyala api.

Kemungkinan, pasar sementara Limbangan tersebut sengaja dibakar. Basar pun mengatakan, pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian. Pihaknya juga telah melihat respon positif kepolisian melalui media.

“Kepolisian akan menyelidiki terkait indikasi pembakaran ini. Kepolisian perlu didorong terus. Tujuannya agar kepolisian menindaklanjuti secara responsip persitiwa terbakarnya pasar sementara Limbangan. Basar menegaskan, harus ditemukan pelakunya.”Tandasnya.

Di pasar sementara Limbangan sedikitnya ada 986 kios dan los yang habis terbakar. Berdasarkan pengaduan 472 pedagang, kerugian akibat persitiwa kebakaran tersebut dapat diperkirakan mencapai Rp 16,2 miliar. (Tim GE)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN