Dibacok Oknum Warga dengan Kapak, Aparat Desa Pasanggrahan Terkapar Bersimbah Darah

GARUT, (GE).- Insiden kekerasan kembali terjadi di Garut. Salah seorang aparat Desa Pasanggarahan, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut terkapar bersimbah darah dengan luka cukup parah di bagian kepalanya. Korban atas nama Mustofa (52) diketahui dibacok dengan menggunakan kapak oleh salah oknum warga, Senin (13/8/2018).

Menurut Kanit Bimas Polsek Sukawening, Aiptu Suwanto, kejadian tersebut bermula saat korban (Mustofa) hendak membeli rokok di salah satu warung, dan pada saat itu dari arah belakang pelaku berinisial YS membacoknya dari belakang dengan menggunakan kapak.

” Ya, korban dibacok kepalanya dari belakang,” ujar Suwanto, kepada beebrapa awak media, Senin (13/8/2018).


Dijelaskannya, saat itu juga korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) dr. Slamet Garut untuk mendapatkan perawatan intensif. Karena lukanya yang cukup parah, korban kemudian harus dirujuk ke RS Hasan Sadikin Bandung.

Pascakejadian tersebut pelaku langsung melarikan diri. Hingga berita ini diturunkan pelaku masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

“Pelaku buron, kami masih memburu pelaku yang melarikan diri,” kata Suwanto.

Aiptu Suwanti mengatakat, sepekan sebelum insiden terjadi pelaku YS yang juga masih kerabat korban diketahui mendapatkan bantuan beras dan sejumlah uang. Entah ada peresoalan apa dengan koran hingga akhirnya terjadi aksi brutal tersebut.

Kepala Desa Pasanggrahan, Rosidin, saat dimintai keterangannya oleh para awak media, mengaku masih belum bisa menyimpulkan kronologis kejadian.

“ Krnologisnya belum bisa disimpulkan. Namun insiden ini tengah ditangani polisi, pelaku juga masih dalam buruan polisi,” katanya. (Tim GE)***

Editor: ER.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI