Di Amerika, Seorang Anak Sumbangkan Semua Tabungannya untuk Masjid

SEORANG anak berusia tujuh tahun memberikan semua uang tabungannya sebesar US$20 (Rp. 270.000,-) setelah mendengar masjid di dekat rumahnya di Pugerville, Texas, dikotori, beberapa hari setelah serangan di Paris.

Jack Swanson datang dengan ibunya Laura ke masjid itu setelah mendengar berita tentang vandalisme di masjid itu. Tidak ada kerusakan fisik di masjid tersebut namun biaya untuk membersihkan diperkirakan sekitar US$150.

Pengurus masjid Faisal Naeem mengatakan kepada BBC Indonesia “langkah Jack itu merupakan sedekah untuk masjid” dan nilainya “bukan sekedar US$20 namun US$20 juta bagi kami.”

“Langkah Jack ini juga menunjukkan bagaimana nilai yang ditanamkan oleh orang tuanya,” tambah Faisal.

Ia tidak dapat menyebutkan apakah insiden itu terkait dengan serangan di Paris Jumat (13/11/ 2015) lalu dengan korban 129 orang meninggal.

Namun Faisal mengatakan insiden vandalisme masjid itu tidak pernah terjadi sejak masjid terkecil di Austin, Texas, itu berdiri dalam hampir empat tahun ini.

Menyusul serangan di Paris, vandalisme terjadi di sejumlah masjid di Amerika Serikat dan Kanada. Ratusan orang akan berkumpul di depan masjid. Warga memberikan bunga di depan pintu masjid yang telah dibersihkan.

Warga di Pugerville sendiri banyak yang memberikan dukungan dan sumbangan menyusul insiden Senin lalu, kata Faisal.

Ratusan orang akan berkumpul di masjid tersebut sebagai ‘langkah menunjukkan dukungan terhadap masjid dan lebih mengenal satu sama lain’ Sabtu (21/11) dalam gerakan yang diinisiasi oleh seorang warga melalui Facebook, tambah Faisal. Ibu Jack Swanson mengatakan putranya sangat senang karena bisa membuat orang tak sedih lagi.

“Ini semua menunjukkan warga seputar sangat peduli dan saling mendukung,” tambahnya.

Sementara, ibu Jack Swanson, Laura, mengatakan menyusul pemberian sumbangan itu, teleponnya tak berhenti berdering.

“Saya bangun pagi ini dan saya mendapat lebih dari 150 telepon dan biasaya saya hanya ditelpon orang satu kali,” kata Laura kepada KVUE Kamis (19/11/ 2015).

Jack sendiri kata Laura, “Sangat senang karena orang-orang tak lagi sedih.”

“Saya bangga pada usia tujuh tahun, ia menyentuh hati banyak orang dengan ide besar dan berupaya untuk mengerti mereka (masyarakat di sekelilingnya).”
Hadiah iPad dari Komunitas Muslim Amerika

Akun Facebook, Islamic Centre of Pflugerville membagi tulisan mahasiswa di Austin Kareem Abdi dengan tulisan, “Walaupun ada serangan oleh individu yang tak bertanggung jawab terhadap salah satu masjid lokal kami, seorang anak menyumbang 20 dolar saat ia tengah menabung untuk membeli iPad.”

“Subahanallah, anak ini tidak hanya menunjukkan karakter baik namun juga menunjukkan maksud Allah (SWT). Mashallah, untuk menanggapi kebaikan anak ini, saya ingin mendukung tanggapan Komunitas Muslim Amerika untuk mewujudkan keinginan anak ini memiliki iPad.”

Mimpi Jack memiliki iPad terwujud setelah mendapatkan kiriman dari Arsalan Iftikhar TheMuslimGuy.com yang menulis melakui akun Facebooknya, “Dear Jack,…Karena kemurahan hati dan kebaikan hatimu, inilah Apple iPad disertai terima kasih kami…Love…Komunitas Muslim Amerika.”

Tanggapan lain melalui akun Facebook, Islamic Centre of Pflugerville, termasuk dari Amanda Robbins yang bertanya, “Apakah Anda perlu bantuan untuk membersihkan (masjid)?…Saya ingin membantu.”

Sementara Victoria Rainone menulis, “Saya sangat sedih, Anda harus melalui ini semua. Saya tidak punya tawaran lain kecuali menawarkan Anda untuk datang ke rumah saya kapanpun.” (bbc).***