Defisit Anggaran Porda, KONI Garut Berharap CSR

JAJARAN pengurus KONI Garut berdialog dengan Pjs. Bupati Garut, Ir. H. Koesmayadie Tatang Padmadinata, untuk membicarakan solusi devisit anggaran Porda XIII Jabar di Gedung Pendopo, Jumat (4/5/18). (Foto : Istimewa)***

GARUT, (GE).- Pelaksanaan Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII Jabar 2018 tinggal 5 bulan lagi. Namun, jajaran pengurus Komite Olahraga Nasional Indoesia (KONI) Kabupaten Garut belum juga mendapat sokongan dana tambahan untuk menutupi defisit anggaran pengiriman kontingen ke pesta olahraga bergengsi tingkat provinsi itu.

 

Menurut Wakil Ketua V Bidang Dana dan Usaha, Nurseno SP Utomo, saat ini anggaran yang tersedia di KONI Garut hanya ada Rp 2 milar. Sedangkan kebutuhan untuk Porda mencapai Rp 4,6 miliar.


 

“Jadi untuk pelaksanaan Porda saja kita masih kekurangan sekira Rp 3 miliaran lah,” papar Nurseno kepada GE, Sabtu (5/5/18).

 

Karena itu, kata Nurseno, akhirnya jajaran pengurus KONI Garut berusaha menemui Pjs. Bupati Garut, Koesmayadie Tatang Padmadinata, di Gedung Pendopo, Jumat (4/5/18). Selain bersilaturahmi, juga mengeluhkan masalah klasik ini kepada Bupati.

 

“Alhamdulillah, beliau cukup respon. Bahkan, dalam waktu dekat akan mengundang para pengusaha yang ada di Garut untuk membicarakan masalah ini,” kata Nurseno.

 

Selain dari APBD Garut, diharapkan kekurangan anggaran Porda bisa dipenuhi dari Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan-perusahaan yang selama ini berbisnis di Garut.

 

Nurseno berharap, mereka bisa menunjukkan kepedulian terhadap persoalan ini. Masalahnya, event Porda bukan sekadar ajang kompetisi olahraga. Lebih dari itu, merupakan ajang untuk mengangkat citra Kabupaten Garut khususnya di bidang olahraga.

 

“Mudah-mudahan saja semuanya berjalan lancar. Dan apa yang dijanjikan Pak Bupati bisa terwujud,” harapnya. (SMS/GE)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI