Danrem 062 Tarumanagara Intruksikan Seluruh Kodim Agar Jaga Tempat Ibadah

MAKOREM, (GE).- Mengantisipasi konflik bernuansa sara yang terjadi di Tanjungbalai, Asahan, Sumatera Utara. Danrem 062 Tarumanagara mengintruksikan seluruh jajaran Kodim agar menjaga tempat-tempat ibadah di daerahnya masing-masing. Penjagaan itu akan terus dilakukan sampai isue konflik berbau sara tersebut mereda.

Danrem 062 Tarumanagara, Kolonel Inf. Joko Hadi Susilo, S.Ip, memerintahkan Jajarannya untuk melaksanakan pengamanan rumah ibadah. Intruksi tersebut sesuai arahan Panglima Kodam (Pangdam) Siliwangi.

Tujuannya, kata Joko, agar seluruh jajaran TNI senantiasa meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya potensi kericuhan berbau sara mungkin saja terjadi. Apalagi disulut peristiwa di Sumatra.

”Peningkatan kewaspadaan ini terutama untuk menjaga dan mengamankan tempat-tempat ibadah yang rawan,” kata Danrem usai melakukan arahan kepada para Dandim di Makorem.

Ia mencontohkan, tempat ibadah yang harus dijaga seperti Vihara, Kelenteng dan Gereja- gereja. Bahkan untuk masjid pun tak luput dari penjagaan TNI.

Peningkatan kewaspadaan berlaku dari tingkat Kodim, hingga Koramil. Aparat di tingkat Koramil sudah memiliki data-data Vihara, Kelenteng dan Gereja atau tempat ibadah yang ada di daerahnya masing-masing. Tinggal kewaspadaannya ditingkatkan dengan melakukan pengamanan.

Danrem mengimbau, agar seluruh warga bisa tenang dan menahan diri terkait isue sara yang beredar. Jika ada propokator labgsung melapor pihak berwenang jangan main hakim sendiri.

Menurut Danrem kerukunan umat beragama menjadi harga mati di Indonesia. Pasalnya Indonesia bisa merdeka karena kekuatan kerukunan warganya. Farhan SN***