Danrem 062 Garut Tutup TMMD ke-96 Tahun 2016

CIAMIS, (GE).- Danrem 062/Tn Kolonel Inf Sudarmadi,S.Sos memimpin langsung kegiatan Upacara Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-96 Tahun 2016 di Lapangan Desa Padamulya, Kecamatan Ciahaurbeuti, Kabupaten Ciamis. Hadir dalam acara penutupan tersebut Wakil Bupati, Ketua DPRD, Kajari, Kapolres, Katopdam III/Slw, Liaison TNI AL, Para Dandim, Dan Kasatbalak, Para Alim Ulama, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Toko Pemuda, Pimpinan Organisasi Kemasyarakatan, dan Hadirin serta sejmlah awak media dari Cetak dan elektronik.

Pada kegiatan Upacara penutupan TMMD kali ini, Danrem 062/Tn membacakan amanat Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) TNI Jenderal TNI Mulyono. Dalam amanatnya Kasad menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak dan elemen masyarakat yang telah membantu secara moril dan materil karena berkat kerja keras dan kesungguhan dari semua unsur sehingga kegiatan TMMD ke-96 ini dapat terselenggara dengan aman dan lancar sesuai yang telah direncanakan.

Sebagaimana kita ketahui, bahwa program TMMD telah dimulai sejak tahun 1980-an dengan sebutan program ABRI Masuk Desa (AMD). Setelah melaui berbagai evaluasi dan penyempurnaan, program TMMD yang telah berlangsung selama lebih kurang 35 tahun ini, telah nyata-nyata semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pada TMMD ke-96 tahun 2016 ini sebanyak 33 sasaran fisik berupa pembangunan dan perbaikan infrastruktur yang tersebar di berbagai wilayah Kodam di seluruh Indonesia. Bebagai hasil TMMD diantaranya meliputi pembangunan sarana transportasi berupa pembangunan jalan baru, rehabilitasi jalan, pengaspalan jalan, pemasangan paving, dan pengerasan jalan/rabat serta perehaban Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU).

Selain itu juga terdapat sasaran non-fisik berupa penyuluhan kepada masyarakat, antara lain tentang Wawasan Kebangsaan, Pancasila, UUD 1945, Kamtibnas, Bahaya Narkoba, Terorisme, Kesejahteraan Masyarakat, Penanggulangan bencana alam. Di samping itu dilakukan juga kegiatan olah raga dan kesenian, pengobatan masal, pembagian sembako, alat olah oaga, alat sholat dan amplipayer.

Pembangunan non-fisik ini sangat dibutuhkan dalam rangka membangun dan memperkokoh jiwa dan semangat nasionalisme masyarakat dalm menangkal berbagai ancaman disintegrasi bangsa yang dilancarkan melalui Proxy War berupa maraknya peredaran dan penyalahgunaan Narkoba, masih eksisnya bahaya terorisme, meningkatnya aksi kriminalitas secara kualitas dan kuantitas serta isu bangkitnya kembali komunisme baru. Oleh karenanya TMMD ini adalah salah satu upaya TNI AD dalam emperkuat pemberdayaan ketahanan masyarakat sebagai potensi kekuatan wilayah.

Selanjutnya apabila dalam pelaksanaan TMMD kali ini, terdapat tutur kata dan tingkah laku para prajurit saya, yang tidak berkenan dihati masyarakat, baik disengaja maupun tidak, saya sebagai KASAD menyampaikan permohonan maaf. (Tim GE/ Penrem 062/Tn)***