Dana Ratusan Miliar Diperebutkan Dalam Usulan RKPD

PEMKAB, (GE).- Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda) Garut, menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Garut Tahun 2017 di Aula Bapeda, Jum’at, 19/2.

Agenda yang dibuka langsung oleh Sekda Garut, H. Iman Ali Rahman tersebut dimaksudkan untuk mendapatkan masukan dan saran dari publik terhadap prioritas program dan kegiatan pembangunan daerah yang telah diusulkan dan disepakati sebelumnya oleh masyarakat maupun pemangku kepentingan.

Kepala Bapeda Garut, Widiana, M.Si, mengatakan, forum konsultasi ini adalah tahapan proses dalam penyusunan RKPD yang intinya untuk menampung pokok-pokok pikiran dari anggota DPRD Garut. Pikiran anggota dewan ini diperoleh saat mereka melakukan kunjungan reses ke masyarakat.

“Secara teoritis, kedudukan pokok pikiran anggota DPRD ini sangat strategis karena bersentuhan langsung dengan aspirasi masyarakat. “Begitu juga masukan pemikiran dari mahasiswa akan dijadikan bahan pertimbangan dan menjadi penyempurna awal RKPD,” tandasnya.

Lebih jauh Widiana menjelaskan, ada tiga tema mendasar yang menjadi pokok pembahasan RKPD yakni pembangunan infrastruktur, optimalisasi ekonomi kerakyatan dan peningkatan pelayanan publik.

“Tujuan dan sasaran dari tema tersebut, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terciptanya daya saing daerah dan mewujudkan Garut yang bermartabat, nyaman dan sejahtera,” paparnya.

Widiana mengaku, anggaran yang dipersaingkan untuk usulan RKPD tersebut mencapai Rp. 500 milyar pertahunnya yang bersumber dari APBD Garut. Jadi RPJMD Bupati selama 5 tahun itu diimplementasikan berupa RKPD setiap tahun,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Garut, H. Alit Suherman dalam sambutannya menjelaskan, penyusunan RKPD ini harus mempertimbangankan isu-isu strategis seperti masalah pengangguran, pendidikan, lingkungan hidup, birokrasi, tata kelola yang baik dan lainnya.

“Misalnya, apa yang menjadi kebutuhan air bersih di salah satu desa pada tahun ini jangan terulang kembali di tahun berikutnya begitu juga persoalan lainnya,” tuturnya. (Syamsul)***