Dana Desa Cair, Para Kades Malah Mengaku Seperti Buronan

KOTA, (GE).- Gedung DPRD Garut ramai-ramai “diontrog” ratusan Kepala Desa (Kades), Rabu (13//01/2016). Ratusan orang Kades ini menuntut Pemkab Garut memberikan perlindungan hukum dalam penggunaan dana desa.

“Dalam pertemuannya yang dihadiri Bupati Garut, Rudy Gunawan terungkap, para Kades meminta kejelasan terkait adanya pemotongan pajak yang besarannya masih simpang siur.

Sementara itu, Skretaris Apdesi Kabupaten Garut, Imat Rohimat, mengatakan, para kepala desa saat ini jadi khawatir dalam mengelola dana desa. Malah para kepala desa seperti menjadi buronan saja, karena banyak oknum tak jelas yang menanyakan dana desa.

“Harus ada kejelasan aturan soal perlindungan hukum bagi kami. Kami ingin melakukan pembangunan tapi dibayangi dengan kasus hukum,” ucap Imat yang mewakili rekannya ratusan kades yang saat itu menyesaki di Gedung DPRD Kabupaten Garut, Rabu (13/1/ 2016).

Dikatakannya, besarnya pengelolaan dana desa, lanjut Imat, bisa mengganggu stabilitas pemerintah desa jika banyak yang mengganggu. Pihaknya berharap segera ada kejelasan dari pemerintah mengenai potongan pajak dana desa.

“Nilai potongan pajaknya masih belum jelas. Kami tak keberatan ada potongan pajak selama ada aturan yang jelas. Ini kan masih simpang siur, jadi ‘ngalieurkeun’ ” keluhnya.

Tuntutan perlindungan hukum ini, diharapkannya bisa memberi keamanan bagi kepala desa. Jadi tidak ada keresahan dalam menjalankan pembangunan.

Bupati Garut, Rudy Gunawan, menuturkan mengenai perlindungan hukum pemerintah sudah jelas akan memberikannya. Para kepala desa tak perlu khawatir dalam mengelola dana desa.

“Tidak perlu berlebihan karena penegak hukum akan memberi bimbingan dan perlindungan. Nanti akan kami undang Kejari, Polres, Kodim untuk memberi penjelasannya,” ucapnya.

Menurut Rudy, dana yang diberikan pemerintah tersebut bertujuan untuk membangun kesejahteraan di desa. Para kepala desa pun harus bisa memaksimalkan dana tersebut untuk membangun desa. (Tim GE)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN