Cuaca Laut Selatan Tak Bersahabat, Ratusan Kapal Nelayan Menganggur

CIKELET,(GE).- Dalam beberapa pekan perairan laut selatan, tepatnya di kawasan pesisir pantai Pameungpeuk cuacanya tudak bersahabat. Cuaca buruk di kawasan ini dintadai dengan gelombang tinggi dan angin kencang.

Akibat cuaca buruk ini, sejumlah nelayan yang beasa mengais rizki dari mencari ikan terpaksa harus menganggur. Mereka enggan melaut, karena memang cuaca yang bisa saja membahayakan jiwanya. Hingga berita ini diturunkan, ratusan kapal milik nelayan hanya terparkir di dermaga Santolo, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (7/8/2016)

Ende (45), salah seorang nelayan mengaku sudah hampir dua bulan terakhir tidak melaut. Setelah lebaran, cuaca di kawasan selatan sangat tak bersahabat bagi para nelayan.

“Gelombang lautnya sangat tinggi, mencapai lima meter. Ditambah angin yang kencang. Kalau dipaksakan melaut bisa membahayakan,” ujar Ende, Minggu (7/8/2016).

Dikatakannya, meski cuaca buruk, ada beberapa nelayan yang memaksakan diri untuk melaut. Hanya saja, selain hasil tangkapan tidak seberapa, sementara resikonya sangat tinggi dengan mempertaruhkan nyawa.

“Paling hanya dapat ikan beberapa kilo. Jika cuaca lagi bagus bisa dapat sampai lima kuintal ikan. Sekarang bisa bawa ikan saja sudah beruntung. Cuma sangat beresiko kalau dipaksakan melaut,” ungkapnya. (Tim GE)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN