Cuaca Buruk, Wisatawan ke Garut Diimbau Berhati-hati

GARUT, (GE).- Kabupaten Garut menjadi salah satu destinasi wisata yang kerap dikunjungi. Namun faktor cuaca buruk belakangan ini sedang menimpa Kabupaten Garut. Sehingga para wisatawan yang akan berkunjung ke Garut diimbau agar berhati-hati.

Kepala Seksi Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, TB Agus Sofyan, mengatakan potensi hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir itu diprediksi berlangsung dalam sepekan ke depan.

“Berdasarkan peringatan dini dari BMKG, ada 22 provinsi yang mengalami peningkatan potensi hujan lebat di wilayah Indonesia. Salah satunya adalah Jawa Barat, khususnya Kabupaten Garut,” kata Agus, saat dihubungi, Jumat (30/12/2016).


Ia pun mengimbau agar masyarakat mewaspadai dan berhati-hati terhadap dampak yang ditimbulkan, seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan air, pohon tumbang, hingga jalan licin. “Pengguna dan operator jasa transportasi laut, nelayan serta masyarakat di wilayah pesisir juga kami minta untuk mewaspadai potensi gelombang laut tinggi,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Kasat Polairud Polres Garut AKP Tri Andri menjelaskan, ombak laut di pesisir selatan Kabupaten Garut cukup tinggi karena tengah mengalami musim angin barat. Kondisi ini membuat kawasan pantai selatan Garut berbahaya untuk aktivitas berenang.

“Kondisi ini membahayakan jika melakukan renang tanpa pengaman di lokasi-lokasi wisata yang biasa dikunjungi wisatawan,” jelas Tri.

Tri mengatakan, biasanya ribuan wisatawan dari dalam dan luar Garut mengunjungi sejumlah objek wisata pantai selatan. Pada musim angin barat seperti saat ini, ia meminta agar wisatawan yang akan melakukan aktivitas laut untuk menggunakan pelampung atau pengaman yang disediakan.

“Kalau sekarang, di kawasan pantai itu tidak cocok untuk berenang karena posisi laut kan gelombangnya tinggi. Kalau malam tahun baru nanti itu tidak hujan, biasanya jumlah wisatawan akan meningkat,” ujarnya.

Pada pergantian tahun 2015/2016 lalu, jumlah wisatawan yang datang pada malam tahun baru mencapai 120 ribu orang. Untuk mengantisipasi sesuatu yang tidak diinginkan, Tri menyebut pihaknya telah menempatkan personel di sembilan titik objek wisata pesisir pantai selatan Garut.

“Personel kami dibantu oleh 15 petugas Sat Polairud Polda Jabar dalam menjaga bentangan pantai Garut sepanjang 84 Km,” katanya. (Farhan SN)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI