Cimanuk Kembali Ngamuk, Dua Orang Warga Dinyatakan Hilang Terseret Arus Sungai

GARUT, (GE).- Intensitas hujang tinggi selama tiga hari mengguyur Kabupaten Garut dan sekitarnya. Tingginya curah hujan ini berdampak pada meluapnya beberapa aliran sungai. Di Kabupaten Garut sendiri tercatat, luapan air sungai di dua titik membuat panik warga, terlebih luapan air sungai ini terjadi saat malam hari, Rabu (15/02/2017).

Dari pantauan Tim GE, si wilayah ailran sungai Cimanuk yang melintas kawasan Kecamatan Cibatu, Garut, sedikitnya 2 orang dinyatakan hilang, diduga kuat terseret arus Sungai Cimanuk.

Belakangan warga yang dinyatakan hilang itu adalah Iin dan Jamal, hingga berita ini diturunkan, Kamis (16/2/2017) keduanya masih belum ditemukan. Sementara, Wanda, warga lainnya yang sempat dinyatakan hilang juga, berhasil menyelamatkan diri.


Kepala Pelaksana Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Dadi Djakaria membenarkan adanya 3 orang yang terseret arus luapan Sungai Cimanuk.

“Ya memang benar, ada tiga orang yang terseret arus sungai Cimanuk, dua orang masih belum kami temukan. Sementara satu lainnya berhasil menyelamatkan diri,” ungkapnya, Rabu, (15/02/2017).

Dikatakannya, saat ini petugas terpaksa harus menghentikan pencarian korban, karena cuaca buruk di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Kami hentikan dulu pencarian karena penerangan yang kurang baik. Cuaca juga belum memungkinkan untuk dilakukan pencarian korban kembali,” tandasnya.

Sementara itu, di Kecamatan Tarogong Kidul,  banjir merendam beberapa rumah penduduk dan gedung Sekolah SMAN 15 Garut. Selain rumah dan sekolah, akibat banjir ini akses jalan menuju Desa Sukajaya, Kecamatan Tarogong kidul, Kabupaten Garut terendam banjir, dampaknya jalan tidak bisa dilalui kendaraan. (Hakim)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI