Chevron “Out” dari Garut, ini Pendapat Kadin

KOTA, (GE).– Rencana Chevron Geothermal Indonesia untuk menjual assetnya di Wilayah Kerja Panas bumi (WKP) Darajat, mendapat sorotan dari Kamar Dagang dan Industri Kabupaten Garut. Wakil Ketua Kadin bidang energi, Hasanudin melihat Chevron tidak bisa menjual assetnya secara langsung karena di Darajat hanya sebagai operator.

“Sesuai dengan Joint Operation Contract (JOC) yang ditandatangani 16 November 1984, Chevron hanya operator, bukan pemilik WKP, pemilik WKP-nya adalah Pertamina,” katanya.

Karena hanya sebagai operator, maka menurut Hasanudin Chevron tentunya tidak bisa begitu saja menjual aset yang ada di Darajat. Karena, pemilik sebenarnya adalah Pertamina. “Jadi berita yang beredar soal Chevron akan jual aset itu menurut saya salah, harus diluruskan, Chevron di Darajat dan Salak hanya operator, pemiliknya Pertamina,” katanya.

Hasanudin mengakui, Chevron memang menanam investasi di usaha panas bumi di Darajat. Namun, investasi yang ditanam tidak otomatis menjadikan Chevron sebagai pemilik kawasan panas bumi Darajat.

Jika saat ini Chevron hendak keluar dari Darajat, menurut Hanasudin hal itu sama halnya dengan Chevron keluar sebagai operator di Darajat. Jika itu terjadi, Pertamina sebagai pemilik WKP bisa mencari operator untuk menjalankan operasi panas bumi di Darajat.

“Masalah nilai investasi yang telah ditanam, bisa diselesaikan dengan cara B to B (business to busines), Pertamina tinggal menghitung berapa investasi Chevron dan keuntungan yang didapat Chevron selama menjadi operator, bisa jadi Chevron sudah BEP (Break Event Point) di Darajat,” katanya.

Menurut Hasanudin, jika opini yang berkembang saat ini tidak dirubah yaitu Chevron menjual aset, tentunya pemerintah dalam hal ini Pertamina yang kabarnya juga akan melakukan penawaran akan dirugikan. Karena, sama halnya dengan membeli barang yang sebenarnya miliknya sendiri.

“Pertamina kabarnya juga tertarik, tapi rugi besar kalau membeli, seharusnya diserahkan saja ke Pertamina, karena pemilik WKP-nya Pertamina,” katanya. Farhan SN***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN