Camat Singajaya Himbau Masyarakat Waspadai Tingginya Intensitas Hujan

Drs.Heri Junaedi. (Camat Singajaya, Kabupaten Garut)

SINGAJAYA, (GE).- Musim penghujan merupakan barokah bagi umat manusia, karena merupakan rizki dari Alloh SWT. Namun, intensitas hujang tinggi terkadang membuat khawatir akan terjadinya musibah.

Curah hujan tinggi, untuk warga di wilayah selatan Garut tentu harus diwaspadai. Khususnya di Wilayah Kecamatan Singajaya, dimana sebagian daerahnya berkontur tanah labil.

Demikian diungkapkan Camat Singajaya, Drs.Heri Junaedi di ruang kerjanya, belum lama ini. Heri menghimbau kepada warga masyarakat, khususnya yang bertempat tinggal di kawasan perbukitan di Kecamatan Singajaya.


“Ya, kita harus tetap waspada menghadapi musim penghujan ini. Terlebih untuk warga yang tinggal di kawasan perbuktian,” ungkapnya.

Dijelaskannya, luas wilayah di Kecamatan Singajaya kurang lebih ada 8.173 Hektare, dengan ketinggian 600-700 m di bawah permukaan laut (dpl). Topografi wilayahnya datar bergelombang, dengan jumlah penduduk kurang lebih 43,598 jiwa. Keadaan jenis tanah podsolid merah kuning dengan ph tanah berkisar anatara 5,5-6, rata rata curah hujan harian 21187 mm dan suhu rata rata harian berkisar anatara 25- 34 0 c.

“Berdasarakan data inilah, Saya menghimbau kepada seluruh Kepala Desa yang ada di Kecamatan Singajaya, juga kepada para RW, dan Ketua RT, agar memberikan peringatan kepada warga masyarakat supaya tetap waspada dalam menghadapi musim penghujan ini. Kalau ada saluran air di atas bukit harus terus dikontrol jangan sampai mempet. Karena berdasarkan pengalaman kalau saluran airnya mempet akhirnya air tersebut melebar dan masuk ke tanah berlubang kecil dan akhirnya menimbulkan longsor menimpa pemukiman penduduk,” urainya.

Dikatakannya, masyarakat harus tetap menjaga simtem keamanan lingkungan (Siskamling) melaui kegiatan ronda malam, dikarenakan manfaatnya cukup besar. Dengan adanya ronda malam, jika ada kejadian di malam hari, baik berupa bencana ataupun keperluan warga masyarakat yang mendadak bisa segera ditangani. (H.Uloh)***

Editor: Kang Cep.

.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI