Buron Pembobol ATM di Garut Kembali Diamankan Polisi, Tiga Orang Masih DPO

GARUT, (GE).- Polisi kembali mengamankan Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus pembobolan ATM di Kota Garut. Kini Polisi telah berhasil mengamankan dua orang pelaku dan masih mengejar tiga pelaku lainnya yang masih buron.

Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna, mengatakan, pihaknya kembali menangkap satu pelaku. Sebanyak dua tersangka sudah diamankan di Mapolres Garut.

“Kamis malam ada satu yang diamankan. Kemarin kami tangkap kembali satu orang komplotan. Jadi sudah dua tersangka yang diamankan,” ujar Budi di GOR Beladiri Ciateul, Senin (19/11/18).

Sementara tiga pelaku lainnya masih dalam pencarian. Budi menyebut jika kasus pembobolan ATM itu masih dikembangkan.

“Kami masih cari tiga orang lagi. Masih dikembangkan kasusnya,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Aksi kejar-kejaran antara Polisi dengan pembobol Anjungan Tunai Mandiri (ATM) terjadi di Kota Garut. Warga pengguna jalan di kawasan Jalan Cimanuk dan Jalan Merdeka sempat panik. Pasalnya dalam pelariannya, tersangka sempat menabrak kendaraan warga. Namun dengan sigap Polisi bisa melumpuhkan para pelaku dengan tembakan yang bersarang di ban mobil yang dikendarainya.

Dalam pelariannya, para pelaku pembobolan menggunakan mobil Xenia Nopol D 1609 ZV. Pelarian pelaku berhenti di kawasan Kerkop, Jalan Merdeka, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

“Tadi kita kejar pelaku pembobol ATM. Terpaksa kita tembak kendaraan yang digunakannya di bagian ban,” kata Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna, ditemui di tempat kejadian, Kamis (15/11/18).

Kapolres melanjutkan, Kawanan pembobol ATM itu akhirnya bisa dihentikan di Jalan Merdeka, sekira pukul 19.00 WIB. Empat orang berhasil kabur tapi seorang bisa diamankan.

“Seorang berhasil diamankan tapi ada empat orang yang kabur. Tapi Polisi telah mengantongi nama pelaku yang melarikan diri,” katanya.

Modus yang dilakukan para pelaku, kata Kapolres, dengan cara mengganjal ATM. Modus pelaku sudah ada laporannya.

“Jadi mereka ini sudah jadi target operasi Polisi. Kawanan pembobol ini dikejar saat melakukan aksinya di kawasan Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul,” ungkapnya.

Dalam aksinya, pelaku mengganjal ATM di Jayaraga. Kemudian menguras isi ATM sebesar rp 10 juta.

“Tadi sekira pukul 17.30 WIB mereka melancarkan aksinya. Saat menggasak ATM di Jayaraga,” ujar Kapolres.

Menurut Kapolres, aksi bobol ATM ini sudah terjadi di lima titik. Jadi sudah sangat meresahkan warga.

Kapolres mengaku tindakan tegas dilakukan Polisi dengan mengeluarkam tembakan karena ada dugaan pelaku juga membawa senpi (senjata api). Barang bukti yang berhasil diamankan yakni satu unit Xenia warna putih, dan seratusan kartu ATM.

“Komplotan ini ada lima orang, mudah-mudahan empat pelau yang kabur dalam waktu dekat bisa ditangkap,” pungkasnya.(MHI)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI