Bupati Geram, Banyak PNS yang Indisipliner

PEMKAB, (GE).- Baru-baru ini Bupati Garut dibuat kecewa sejumlah PNS yang indisipliner. Kekecewaan orang nomor satu di Pemkab Garut ini tampak saat Bupati melakukan Sudak (inspeksi mendadak) ke Kantor Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kabupaten Garut. Saat menggelar sidak, Bupati Rudy Gunawan sejumlah PNS yang belum masuk kerja, padahal sudah jamnya untuk ngantor.

“Saya kecewa karena, ternyata masih banyak PNS yang ogah-ogahan melaksanakan tugas dan kewajibannya. Tadi pagi saya datang ke Kantor DPPKA untuk mengecek kehadiran PNS dan ternyata masih banyak yang belum hadir padahal sudah saatnya jam kerja,” tuturnya, saat diwawancarai sejumlah awak media, usai membuka acara “Kompetisi Debat Antar Siswa SMA” di aula Sekolah Tinggi Hukum Garut (STHG), Selasa (1/12/2015).

Dikatakannya, seharusnya para PNS masuk sesuai dengan jam kerja yang telah ditentukan. Apalagi para PNS harusnya memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Namun melihat tingkat kehadiran PNS yang buruk, hal ini membuktikan jika kedisiplinan PNS menurun, tentunya akan berdampak pada pelayanan yang tidak optimal.

Dikatakannya, penurunan kedisiplinan PNS ini paling banyak terjadi di jajaran eselon 4 dan pelaksana. Hal ini diperkirakan tidak hanya terjadi di lingkungan DPPKA akan tetapi juga di Dinas lainnya.

“Bukan hanya terjadi di DPPKA tapi juga di instansi lainnya. Oleh karena itu, saya akan sering melakukan sidak agar bisa memantau langsung kinerja para PNS,” tandasnya.

Dijelaskannya, dari hasil pantauan saat sidak, ternyata tingkat ketidakdisiplinan PNS bisa dibilang memprihatinkan. Pada saat sidak, ternyata lebih dari 50 persen PNS di DPPKA saat itu belum ngantor.

Bupati berjanji akan memberikan sanksi tegas kepada para PNS yang melanggar aturan, termasuk yang sering terlambat masuk kerja. Jika kedisiplinan PNS tak kunjung membaik, ke depannya akan banyak PNS yang harus berurusan dengan Majelis Pertimbangan Penegakan Pelanggaran Disiplin (MP3D) akibat indisipliner.

“Tindakan tegas pasti akan saya berikan dan mulai sekarang saya tidak akan banyak omong terkait hal ini. Lihat saja nanti, pasti akan banyak PNS yang disidang MP3D,” tegas Bupati, dengan nada tinggi. (Tim GE)***