Bupati Garut Tegaskan UPTD Pendidikan Segera Dihapus, Honorer : Nasib Kami Bagaimana?

ilustrasi.net

GARUT,(GE).- Unit Pelaksana Teknik Dinas (UPTD) Pendidikan di Kabupaten Garut rencananya akan segera dihapus pada akhir tahun 2018. Namun demikian, Bupati Garut, Rudy Gunawan menginstruksikan kepada para kepala UPTD termasuk staf dan pegawainya tetap melaksanakan pekerjaan seperti biasa. “Saya menyarankan agar semuanya bekerja seperti biasa.” ujar Bupati, Rabu (8/8/2018).

Dikatakatannya, Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Garut memastikan akan menghapus UPTD Pendidikan di akhir tahun 2018. UPTD Pendidikan dirubah menjadi Koordinator, fungsinya sebenarnya sama saja, cuma Koordinator tidak masuk dalam struktural.

“Nanti ada Peraturan Bupati atau Perbup. Dan Perbupnya akan saya tandatangani, yang jelas Pemda Garut pada Desember ahir tahun 2018 ini akan menghapuskan UPTD pendidikan menjadi koordinator,” tandasnya.


Dalam aturannya nanti akan ada beberapa UPTD yang digabungkan, misalnya wilayah yang kecil-kecil disatukan.

“Kecamatan Cibiuk, Leuwigoong disatukan dengan Kecamatan Cibatu. Seperti itu kira-kira penggabunganya,” tukasnya.

Menanggapi, akan dihapusnya UPTD Pendidikan, sejumlah tenaga honorer termasuk PNS yang bertugas di masing-masing kantor UPTD Pendidikan mulai bertanya-tanya terkait nasibnya.

Mereka mengaku merasa terancam dengan nasib pekerjaanya. “ Saya sebagai pekerja tak bisa apa-apa, apalagi saya bukan PNS. Yang menjadi pertanyaan saya dan rekan-rekan saya senasib lainnya mempertanyakan, kalau UPTD dihapus, lantas nasib kami-kami ini bagaimana?” katanya, lirih. (Alle)***

Editor: ER.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI