Bupati Garut Pastikan Gaji dan Dana Sertifikasi Dibayarkan Secepatnya

GARUT, (GE).- Akibat SOTK Baru yang belum berjalan sepekan, dipastikan gaji Pegawai Negeri Sipil dipastikan terlambat. Hal itu dikarenakan belum terbitnya Surat Keputusan (SK) untuk pejabat Pengguna Anggaran (PA), Bendahara Pengeluaran dan Penerimaan (BP), serta SK utuk Kuasa Pengguna Anggaran.

“Kan pelantikan pejabatnya baru selesai Tanggal 30 Desember, jadi gaji belum bisa dibayarkan, karena belum ada SK PA. SK BP dan SK Kuasa Pengguna Anggaran. Kami inginnya paling lambat Hari Jum’at (Tanggal 06/12-red) sudah bisa dibayarkan,” ujar Kepala Dinas Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKA), Teti Sarifeni, saat acara perpisahan dengan para pegawai Setwan, di Bukit Alamanda, Selasa (03/01/2017).

Oleh karena itu kata mantan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Garut ini, pihaknya mendorong para kepala SKPD untuk segera mengajukan SK-nya melalui Bagian Hukum Setda Garut, untuk penerbitan NPWP.

“NPWP itu kan untuk gaji, uang mah sudah ada,” ujarnya.

Oleh karena itu, Ia minta kepada para pegawai tidak resah dengan keterlambatan pembayaran gaji PNS ini. Sebab kasus keterlambatan bayar gaji ini berlaku nasional, bukan hanya di Garut.

Ditemui terpisah, Bupati Garut, Rudy Gunawan memastikan hari (Rabu, 04/01/2017) gaji para PNS Garut akan dibayarkan, sebab katanya SK-nya sudah terbit.

“Untuk gaji itu sudah ada, besok dibayarkan, karena bendahara gajinya belum di SK kan. Semua juga sama bukan di Garut saja, karena SOTK baru,” jelasnya.

Selain gaji, kata Rudy, uang sertifikasi para guru pun akan segera dibayarkan. Sebab posisi keuangan di kas daerah cukup banyak.(Jay)***