Bupati Garut: Kuota PNS Dikurangi Bagi yang Berpendidikan di Bawah Sarjana

PEMKAB,(GE).- Berdasarkan pernyataan Mentri Pendayagunaan Aparatur Negara, Reformasi Birokrasi (Menpan RB) pada tahun 2017 mendatang jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di seluruh daersah akan dikurangi. Pengurangan PNS ini katanya dalam rangka mengurangi belanja dari APBN. Bahkan Menpan RB

Pengurangan jumlah PNS tersebut dilakukan dalam rangka mengurangi belanja pegawai di anggaran pembangunan nasional yang mencapai 33,3 % dari jumlah keseluruhan.

Terkait rencana tersebut, pemerintah Kabupaten Garut justru tidak akan mengurangi jumlah PNS di lingkungannya dari jumlah keseluruhan mencapai kurang lebih 19.000 orang. Sementara itu, pada tahun 2017 mendatang tercatat ada 1500 orang PNS yang akan memasuki masa pensiun.

Jika pengurangan PNS ini diberlakukan di lingkungan Pemkab Garut, justru Pemkab Garut akan mengalami kekurangan PNS. Kekurangan pegawai di Garut ini khususnya di lingkup Dinas Pendidikan yang berprofesi sebagai guru, serta di lingkup Dinas Kesehatan.

“Ya, kuota PNS itu dikurangi bagi mereka yang berpendidikan dibawah sarjana. Tapi di bagian hal lain seperti guru kita justru kekurangan. Tahun depan (2017/ red) ada 1500 an PNS yang pensiun termasuk di Dinas Kesehatan yang saya lihat tidak gemuk lah. Di kita ini yang ada itu penyebarannya yang tidak merata. Kalau dengan skema pengurangan skema itu, tidak bisa mengurangi karena di Garut kami kekurangan,” tutur Bupati Garut, Rudy Gunawan, Jumat (3/6/2016).

Dikatakannya, jika pemerintah pusat mengintruksikan kepada seluruh kabupaten untuk mengurangi jumlah PNS, maka Pemkab Garut bersikukuh tidak akan menguranginya dengan alasan PNS di Garut masih kurang. (Idrus Andriawan) ***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN