Bupati Garut Batalkan Pertemuannya dengan PKL, Ratusan PKL Pengkolan Meradang

PENDOPO,(GE).- Rencananya hari ini, Selasa (17/05/2016) Bupati Garut, Rudy Gunawan sebelumnya telah menaggendakan akan kembali menemui PKL Pengkolan untuk berdialog terkait kelejasan mereka untuk tetap berdagang di kawasan “zona merah” atau tidak.

Setalah ratusan PKL berkumpuln dan menunggu hingga beberapa jam di gedung Pendopo, ternyata Bupati Rudy yang sebelumnya telah menjanjikan untuk bertemu ini ternyata membatalkannya, dengan alasan ada agenda mendadak ke luar kota.

Mendapati kenyataan ini, sejumlah pedagang meradang, mengaku kecewa berat dengan pembatalan pertemuan ini. Bagaimana tidak, sehari sebelumnya Bupati telah sepakat berjanji pada hari ini (17/05/2016) akan kembali berdialog dengan PKL .

Sementara itu, perwakilan Pemkab Garut yang ditunjuk Bupati, Drs. Mlenik Maumeriadi yang juga Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) hanya bisa menyampaikan, nahwa pertemuan dibatakan, karena bupati ada agenda mendadak ke luar kota.

“ Ya, kemaren sudah ditemui oleh Pak Bupati, kemudian dijanjikan apabila tidak ada acara ke luar kota akan ditemui. Ternyata barusan mendadak karena ada panggilan harus ke Jakarta,” ungkapnya.

Mendengar pernyataan Kasatpol PP, akhirnya ratusan PKL membubarkan diri dengan pengawalanm ketat aparat. Sejumlah PKL tampak kecewa berat, beberapa diantaranya menggerutu bahwa Bupati Garut saat ini tidak konsisten.

Koordinator PKL Pengkolan, Awing mentakan kekecewaanya di depan beberapa awak media. Ia menyebut, Bupati telah ingkar janji kepada warganya.

“Kami sangat kecewa dengan kejadian ini, pemimpin Garut sekarang tidak konsisten.Padahal kemarin itu sudah jelas-jelas dia (Bupati/ red) bilang menjanjikan siap untuk menemui kami,” keluhnya. (Idrus Andriawan)***