Bupati Belum Kabulkan Pengunduran Diri Kadinkes Garut, Begini Pengakuan dr Teni Swara

Kadinkes Garut, dr. Tenni Swara Rifai, saat diwawancarai sejumlah awak media, belum lama ini./ foto: ISTIMEWA.***

GARUT,(GE).- Pascapermohonan pengunduran diri sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut, dr Teni Swara Rifai hingga saat ini belum mendapatkan jawaban pasti. Menanggapi hal tersebut, Teni mengaku pasrah.

“Kalau Pak Bupati mengabulkan pengunduran diri saya, Ya syukur . Tapi kalau Pak Bupati tidak mengabulkan juga, Saya ucapkan syukur Alhamdulillah,” ujar Teni kepada beberapa awak media, Senin (2/7/2018).

Teni mengungkapkan, pengajuan pengunduran dirinya sampai sekarang ini sedang dikaji dan diproses. Selama proses itu berlangsung ia mengaku bekerja sebagaimana mestinya.


“Meskipun saya sudah mengajukan surat pengunduran diri sebagai Kepala Dinas Kesehatan Garut, Saya tetap bekerja seperti biasa. Coba kita lihat PP Nomor 53 disana tercantum kewajiban dan larangan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Adapun alasan pengunduran diri beberapa waktu lalu saya hanya ingin ada regenerasi, itu saja,” katanya.

Pernaytaan dr Teni tersebut tentunya mengundang pertanyaan. Terlebih, sebelumnya ia dengan tegas akan mengundurkan diri dan akan fokus mengurus salah satu rumah sakit swasta.

Sementara itu Bupati Garut, Rudy Gunawan memastikan, dirinya akan menolak pengunduran diri Teni Swara Rifai sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut.

“Sebelum direkomendasi dan diberhentikan, ya harus terus kerja. Pengunduran diri Kadinkes belum disetujui artinya yang bersangkutan masih Kepala Dinas Kesehatan,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, dr Tenni Swara Rifai mengajukan pengunduran diri sebagai Kepala Dinas Kesehatan kepada Pjs. Bupati Garut Koesmayadie Tatang Padmadinata. Pengajuan penguduran diri Teni Swara saat itu bersamaan dengan Rudy Gunawan-Helmi Budiman non aktif untuk mengikuti proses pilkada serentak. (Alle)***

Editor: ER.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI