BRI Gunakan ATM Rusak, Ini Bukti Buruknya Pelayanan Kepada Nasabah

Mesin ATM BRI Unit Cimanganten, Kecamatan Tarogong kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Rabu (25/05/2016)

TARKA,(GE).- Beberapa nasabah BRI dikecewakan dengan pelayanan BRI Unit yang menggunakan mesi ATM rusak. Kejadian merugikan nasabah ini terjadi di mesin ATM BRI Unit Cimanganten, Kecamatan Tarogong kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Ecep, salah seorang nasabah BRI yang hendak menarik tunai di ATM tersebut terkejut, saat akan menarik uang, tapi uang tersebut tidak bisa keluar dari mesin ATM. “Padahal, sangat jelas dalam layar monitor ATM ada instruksi, ‘Silahkan ambil uangnya.’ Pikiran saya, mungkin ini mesin ATM nya rusak. Namun setelah dicek saldo, ternyata saldo di rekening saya telah berkurang. Jelas ini menandakan buruknya pelayanan BRI pada nasabah. Saya dirugikan tentunya,” sesalnya.

Penasaran dengan kasus ini, lantas Ecep memanggil satpam BRI yang tengah nongkrong. Satpam menerangkan bahwa kejadian ini namnya “Trouble Ticket.” Ia menerangkan, bagi nasabah dianjurkan untuk mengajukan komplain ke kantor BRI terdekat dengan membawa KTP dan buku tabuyngannya.

“Ya, ini namanya trouble ticket. Sama seperti bapak yang tadi juga mau menarik tunai Rp 500.000 tidak keluar. Anda bisa mengajukan komplain ke kantor BRI terdekat. Nanti pihak BRI Unit akan mengajukan ke pusat . Paling lambat 20 hari,” tuturnya, (Rabu 25/05/2016).

Sementara itu, di waktu yang sama, Wina, salah seorang nasabah BRI juga, yang akan melakukan transaksi dibuat kecewa karena rusaknya mesin ATM ini. “Sudah tahu ATM rusak, kenapa masih dipakai. Seharusnya BRI jangan buka ATM ini jadi nasabah bisa mengetahui sebelum melakukan transaksi,” ungkapnya, dengan nada tinggi.

Sebenarnya, kejadian ‘ trouble ticket’ di ATM BRI ini bukan yang pertama kalinya. Belum lama ini, salah seorang nasabah BRI bernama Endang Hermawan, warga Desa Mandapa, Kecamatan Dawuan Kabupaten Majalengka pernah merasakan buruknya pelayan BRI.

Endang sempat mengadukan kejadian ini pada 9 mei 2015. Dirinya megaku kesal dengan pelayanan BRI yang buruk. Kejadian waktu itu, ia telah melakukan tarik tunai di ATM Unit Jatiwangi sebesar Rp 2.000.000, dan uang tidak keluar tapi saldo berkurang. (ER)***