Breaking News: Warga Kabupaten Purwakarta Jadi Korban Keganasan Pantai Garut Selatan, Dalam Sepekan Tiga Orang Meninggal Dunia

GARUT, (GE).– Hati-hati jika Anda hendak berwisata ke Pantai Garut Selatan! Pasalnya, dalam sepekan ini ombak Pantai Garut Selatan telah menelan tiga orang korban jiwa. Kali ini dua orang pengunjung Pantai Karangpapak, Desa/Kecamatan Cikelet terseret arus. Sebelumnya seorang pengunjung bernasib sama meninggal dunia akibat keganasan ombak Pantai Garut Selatan.

Camat Cikelet, Iwan Trisnadiwan, mengatakan, dua orang ditemukan nelayan dalam keadaan meninggal dunia di Pantai Karangpapak. Kedua korban yang meninggal bernama Tanu Hidayat (29) warga Kampung Cijolang RT 3/1, Kecamatan Langensari Darangdan, Kabupaten Purwarkata, serta Bajang Hidayat (20), warga Kampung Sukasirna RT 2/3, Desa/Kecamatan Cikelet, Garut.

Sebelumnya, pada Kamis (11/5/17), seorang pegawai bank juga terseret arus di Pantai Bobos. Jasad korban bernama Budi Aliman (27), ditemukan pada Sabtu (13/5/17) di Pantai Karangpapak atau dua kilometer dari lokasi kejadian. Budi terseret arus bersama motornya saat tengah berselfie. Namun ombak besar tiba-tiba datang dan menggulung Budi ke tengah laut.


Iwan mengatakan, sebelum kejadian, Tanu bersama rekannya Alfina (18), warga Kadungora, tengah bermain air di pantai. Tiba-tiba datang ombak dan menghantam keduanya.

“Keduanya lalu terbawa arus balik ombak. Bajang yang melihat keduanya terbawa arus berusaha menyelamatkan. Namun Bajang malah ikut terbawa arus hingga ke tengah laut,” ucap Iwan, Minggu (14/5/17).

Alfina yang sempat terbawa arus dengan Tanu, lanjut dia, berhasil diselematkan. Sementara Tanu dan Bajang terus terbawa arus laut.

“Ombaknya tiba-tiba pasang secara mendadak. Kejadiannya sekira pukul 09.00 WIB,” katanya.

Nelayan setempat yang melihat berusaha menolong kedua korban. Namun keduanya tak bisa diselamatkan, dan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

“Korban meninggal dunia dan selamat dibawa ke Puskesmas Cikelet. Untuk korban Bajang sudah dikebumikan. Sementara Tanu masih berada di Puskesmas,” ujarnya.

Alfina masih menjalani perawatan medis karena masih mengalami trauma. Peristiwa terseret arus, menurut Iwan sudah kerap terjadi. Sejumlah papan larangan untuk bermain di kawasan pantai pun sudah terpasang. (Farhan SN)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI