BREAKING NEWS : Tiga Nelayan Santolo Hilang saat Mencari Cumi

SEJUMLAH perahu nelayan Santolo terus berusaha membantu Basarnas dan Polairud mencari perahu teman mereka yang hilang di tengah lautan. Namun, hingga Minggu (27/5/18) siang upaya pencarian belum membuahkan hasil. (Foto : Mempis/GE)***

GARUT, (GE).- Nasib tiga nelayan Santolo, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, hingga kini masih simpang siur. Namun, ketiga nelayan yang diketahui hilang di lautan sejak Sabtu (26/5/18) sore itu diduga tenggelam.

Mereka adalah Martin (34), Alfin (22) dan Yuyus (39). Ketiganya merupakan warga Kampung Banyuasih, Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet.

Menurut salah seorang warga Banyuasih, Bayu Tresna (22), ketiga nelayan tersebut terakhir dilihat pada Jumat (25/05/18) malam.


“Katanya mau nangkap cumi. Kan sekarang sedang musim cumi. Tapi setelah dicari-cari, mereka belum ketemu juga,” ujar Bayu, Minggu (27/05/18).

Lebih jauh Bayu mengatakan, biasanya jarak melaut para nelayan yang mencari ikan cumi tidak lebih dari 14 mil. Namun, setelah tim gabungan Basarnas mencari sampai ke tengah lautan, perahu dimaksud tidak ditemukan juga.

Diduga kuat perahu yang ditumpangi ketiga nelayan itu tenggelam dihantam ombak. Ini beradasarkan hasil temuan Tim Basarnas yang dibantu Polairud dan warga sekitar di lapangan. Di tengah lautan, tim pencari berhasil menemukan jaring dan kursi perahu tongkang yang diduga kuat dari perahu ketiga nelayan tersebut.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait hilangnya tiga nelayan tersebut. Upaya pencarian sendiri terus dilakukan Basarnas dan Polairud Pantai Santolo, dibantu nelayan setempat.

“Saya baru naik. Tadi kami mencari bahkan sampai ke Ci Damar, Cidaun, Kabupaten Cianjur. Tapi belum ditemukan juga,” kata salah seorang nelayan Santolo, Karsono (46), kepada GE, Minggu (26/5/18) siang.

Kasatpolairud Pantai Santolo, AKP Tri Andri, membenarkan kejadian hilangnya tiga nelayan Santolo tersebut. Namun, Tri belum bisa memastikan apakah mereka tenggelam atau kehilangan arah pulang.

“Belum bisa dikatakan tenggelam. Mereka belum pulang, kita lakukan pencarian,” tandas Tri. (Mempis/GE)***

Editor : SMS

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI