BREAKING NEWS : Setelah 4,5 Jam Terhanyut di Sungai Cimanuk, Jasad Apip Ditemukan tak Bernyawa

JASAD Apip (7) yang tewas terseret arus Sungai Cimanuk saat dikapani di rumah duka di Kampung Batara, Desa Sukarame, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (7/5/17). (Hendrayana/GE)***

GARUT, (GE).- Jasad bocah berusia 7 tahun, Apip bin Hasim, ditemukan sudah tak bernyawa, Minggu (7/5/17) sekira pukul 17.30 WIB. Bocah warga Kampung Batara RT/RW 01/07, Desa Sukarame, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, itu tewas setelah tenggelam dan terseret derasnya arus Sungai Cimanuk.

Menurut Kapolsek Bayongbong, AKP Bambang Supriyono, kejadian bermula ketika pada sekira pukul 13.00 WIB, korban sedang bermain di bantaran Sungai Cimanuk, tidak jauh dari rumahnya.

“Saat itu korban sedang bermain bersama dua orang temannya, Fahrul (8) dan Nazril Anggara (8). Ketika tengah asyik berjalan di bibir sungai, tiba-tiba kaki korban terpeleset. Seketika itu juga korbanpun tercebur dan terseret arus Sungai Cimanuk,” kata Bambang, Minggu (7/5/17).


Kedua teman korban yang menyaksikan kejadian itu tidak bisa berbuat apa-apa. Saat itu arus Sungai Cimanuk sangat deras dan begitu tercebur, tubuh korban langsung tenggelam. Fahrul dan Nazril pun segera memberitahukan kejadian itu kepada orang tua korban dan warga sekitar.

Mendapat laporan dari warga, Petugas Polsek Bayongbong bersama Tim SAR langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). Bersama warga lainnya, petugas Polsek kemudian menyisir pinggiran Sungai Cimanuk dengan berjalan kaki. Sementara itu, Tim SAR berusaha mencari korban dengan menggunakan perahu karet.

Setelah sekira 4,5 jam pencarian, akhirnya tubuh korban bisa ditemukan. Korban terseret arus sejauh 8 km dari tempat kejadian, tepatnya di Kampung Salakuray, Kecamatan Cilawu. Saat ditemukan, tubuh korban sudah tak bernyawa. Jasad korban pun langsung dievakuasi ke rumah orang tuanya. Korban pun langsung dimakamkan di TPU Kampung Batara. (Hendrayana/GE)***

Editor : SMS

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI