BREAKING NEWS : Modus Pecah Kaca, Dana Bantuan Multimedia SMK Bhakti Kencana Raib Digondol Maling

GARUT, (GE).- Kasus perampokan degan modus pecah kaca kembali terjadi di Kabupaten Garut. Uang senilai Rp140 Juta yang disimpan di belakang kursi jok mobil berjenis Daihatsu Taruna, berhaasil di gondol kawanan perampok.

Aksi ini terjadi didepan Kantor Bank BRI Jalan Otista, Kecamatan Tarogong Kidul, sekira pukul 10.30 WIB. Peristiwa tersebut terjadi saat korban hendak mengambil uang di ATM untuk pembayaran hotel.

Berdasarkan pantauan tim “GE”, kejadian aksi pecah kaca terjadi saat pemilik kendaraan roda empat hendak mengambil uang di ATM. Namun secara tiba-tiba terlihat dua orang yang menggunakan kendaraan roda dua melarikan diri ke arah Bandung setelah berhasil menggasak uang yang tersimpan didalam mobil.


Menurut pengakuan Undang Supiyandi, yang juga Kepala Sekolah SMK Bhakti Kencana Limbangan, aksi pecah kaca terjadi setelah dirinya mengambil unag senilai Rp140 Juta di Bank BJB Garut. Namun dikarenakan masih memiliki tunggakan terhadap sebuah hotel, dirinya berhenti dulu di ATM BRI yang berada di kawasan Jalan Otista, Kecamatan Tarogong Kidul.

“Tadi saya hendak mengambil uang di ATM BRI, untuk pembayaran tunggakan hotel, belum juga masuk ke dalam ruangan ATM, tiba-tiba warga berteriak malin-maling, awalnya tidak mengira kalau yang diambil uang tersebut milik saya yang disimpan dalam mobil,” ujarnya, Senin (30/1/2017) saat ditemui di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Menurutnya, uang senilai Rp 137 Juta, merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Rp 3 juta lagi merupakan uang pribadi miliknya. Rencananya dana tersebut akan dipergunakan untuk pembelian 50 unit komputer.

Ia menuturkan, selain uang, seluruh dokumen penting yang disimpan dalam tas, seperti buku tabungan milik sekolah dan yang lainnya ikut dibawa kabur oleh kawanan perampok tersebut. Hingga saat ini pihak kepolisian tengah melakukan penyidikan dan melakukan pengumpulan data dari pihak korban. (Hakim)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI