BREAKING NEWS : Miras Oplosan Kembali Menelan Korban di Garut, Tiga Orang Tewas

KOTA, (GE).- Empat orang pemuda dibawa ke RSU. dr. Slamet Garut akibat menenggak miras oplosan. Tiga pemuda warga Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dikabarkan meninggal dunia sementara satu orang lainnya masih kritis.

Menurut keterangan dari salah seorang korban selamat, Rian Hidayatuloh (26), ia dan korban lainnya menjadi korban keracunan akibat menenggak Miras oplosan. Menurutnya, ia beserta tiga teman lainnya mengoplos Miras dengan bahan baku alcohol 70 persen yang biasa digunakaan untuk membersihkan luka, dicampur dengan minuman suplemen.

Menurut Rian, dirinya menenggak Miras Oplosan dengan tiga temannya di tempat terpisah. Usai menenggak Miras Oplosan dirinya merasakan mual dan pusiing. Bahkan dirinya mengaku langsung tak sadarkan diri.


Saat ditanya, ia masih tampak linglung. Apalagi, setelah mengetahui tiga orang temannya meninggal. Raut muka Rian nampak syok dan gemetar.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus menyampaikan, ketiga korban meninggal akibat minuman oplosan telah dikebumikan oleh masing-masing keluarganya.

“Tiga orang yang meninggal dunia telah di kuburkan oleh keluarganya masing-masing pada pagi tadi pukul 08.00 WIB,” tuturnya melalui pesan singkat, Minggu (13/11/2016).

Yusri menjelaskan, kejadian tersebut terjadi sejak hari Sabtu 12 November 2016 kemarin, sekitar pukul 20.00 WIB. Empat orang pemuda warga Kampung Pesantren Sukadana, Kelurahan Kota Kulon, Kabupaten Garut, yakni Sendi Setiadi (20), Eko Handika (22), Ikip Zulkipli, dan Ryan Hidayatulloh (26), berkumpul di lokasi Sira Situ sambil mengkonsumi minuman oplosan yang tidak sesuai dengan takarannya.

“Jadi mereka itu mencampur minuman oplosan berupa 70 persen alkohol, dicampur pakai Extra Joss, Hemaviton dan air mineral. Mereka minum itu di oplos jadi satu,” jelas Yusri.

Setelah minuman habis dan merasa mabuk, akhirnya mereka memutuskan untuk pulang ke rumahnya masing-masing. Namun ternyata mereka belum puas, akhirnya keempat pemuda tersebut sepakat untuk kembali minum dengan takaran yang sama. Saat sedang asik mengkinsumsi minuman tersebut, tepat pada pukul 22.00 WIB mereka mengalami perasaan mual dan muntah.

“Tepat pada pukul 22.00 WIB di malam minggu kemarin tiga orang yakni Sendi, Eko dan Ikip setelah mengalami gejala mual dan muntah-muntah tak lama kemudian mereka meninggal dunia,” kata dia.

Sementara itu, Rian selamat dari maut dan saat ini masih mendapatkan penanganan dari tim medis.

“Untuk korban atas nama Rian masih dalam perawatan di rumah sakit,” tandasnya, seperti dilansir detiknews.com. (KIM)***

Editor : Farhan SN

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI