BREAKING NEWS! Lagi, Ombak Pantai Santolo Renggut Korban Wisatawan Asal Bandung

SUASANA Pantai Santolo, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, saat liburan Lebaran 1437 H-2016/ ER "GE"

CIKELET, (GE).- Setelah sebelumnya merenggut korban jiwa dua wisatwan asal Garut dan Bandung di saat liburan Lebaran sepekan yang lalu (9/7/2016). Gelombang Pantai Santolo kembali merenggut seorang wisatawan. Keganasan pantai selatan Garut ini dikabarkan kembali menggulung seorang warga yang tengah menikmati liburan akhir pekan bersama sejumlah rekannya.

Korban yang bernasib naas ini teridentifikasi bernama Dadi Jamaludin (20), warga Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pemuda ini dikabarkan hilang tergulung ombak sekira pukul 09.00 WIB, Minggu ( 17/07/2016).

Terkait terjadinya kembali kasus di Pantai Santolo ini dibenarkan Danramil Cikelet, Kapten Didi. Dia menyesalkan berulangnya kejadian ini, padahal di sekitar lokasi wisata pantai sudah terpampang papan larangan untuk berenang.

“Ya, kami mendapatkan laporan terkait adanya seorang wisatawan yang terseret ombak saat berenang di Pantai Santolo. Dari laporan yang kami dapatkan, wisatawan tersebut bernama Dadi Jamaludin, warga Kampung Sukahaji RT 2 RW 7 Desa Cimekar Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung,” jelasnya.

Dikatakannya, begitu menerima laporan, pihaknya langsung menurunkan anggota untuk melakukan pencarian terhadap korban. Pencarian dilakukan bersama tim gabungan yang terdiri dari berbagai unsur. Namun hingga Minggu sore ini, Minggu (17/07/2016) upaya pencarian belum membuahkan hasil.

“Hingga Minggu sore, upaya pencarian yang kami lakukan belum membuahkan hasil. Kita akan terus lakukan upaya pencarian dengan cara menyisiri kawasan pantai,” tukasnya.

Sebenarnya, pihak Muspika setempat menyadari benar akan adanya kerawanan terjadinya kecelakaan. Sebelumnya himbauan telah disampaikan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Sebagaimana disebutkan dalam himbauan tersebut, bahwa adanya prediksi sisi selatan Jawa hingga Pulau Sumbawa akan diguyur hujan lebat disertai gelombang tinggi yang mencapai 2 – 4 meter oleh karena itu pemerintah dan instansi terkait dihimbau untuk waspada dan melakukan langkah antisipasi.

“Apalagi dalam kurun waktu beberapa pekan terakhir, memang selalu terjadi gelombang tinggi di kawasan Pantai Santolo ini. Makanya di sekitar pantai, telah dipasang papan larangan berenang tapi masih saja tak diindahkan,” tutur Kapten Didi.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut kembali mengimbau masyarakat maupun wisatawan untuk lebih mewaspadai bahaya gelombang tinggi di wilayah pantai. Berdasarkan perkiraan gelombang tinggi akan terjadi di perairan selatan Jawa.

“BMKG memprediksi sepanjang Selatan Jawa hingga pulau Sumbawa akan diguyur hujan lebat disertai gelombang tinggi yang diperkirakan mencapai dua hingga empat meter,” kata Kasi Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Garut, Tubagus Agus Sofyan. (Tim GE)***