BREAKING NEWS: Kobelco Terperosok di Blok Lawang Angin, Jalur Garut-Banjarwangi-Singajaya Tersendat

GARUT, (GE).- Satu unit truk tronton bernomor Polisi B 9152 WS yang mengangkut alat berat (kobelco) mengalami kecelakaan tunggal. Kecelakaan ini terjadi di blok Lawang Angin, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, sekira pukul 9.30 WIB, Minggu (23/4/17).

Menurut Kapolsek Banjarwangi, IPTU Medy Satriawan, kejadian bermula saat truk tronton yang mengangkut alat berat milik PT Toblong Hydro Power melintas di Blok Lawang Angin. Penyebab kejadian diduga akibat truk tak kuat menahan beratnya muatan. Akibatnya Truk tronton yang dikemudikan Ruli (30) oleng, sementara alat berat yang diangkutnya terperosok hingga menutup hampir seluruh badan.

“Ya, memang di blok Lawang Angin itu kan jalannya curam dan banyak tikungan tajam. Mungkin terlalu berat muatannya jadi saat di blok Lawang Angin muatannya terperosok. Akibat kecelakaan ini tidak ada korban jiwa, namun arus lalin dari kedua arah hanya bisa dilalui kendaran roda dua,” kata Iptu Medy, Minggu (23/4/17).


Iptu Medy menjelaskan, untuk mengurangi kemacetan, masyarakat bersama anggota Polsek Banjarwangi membuat jalan darurat dengan cara mengikis tebing.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Untuk mengurangi kemacetan, kita (anggota Polsek Banjarwangi/red) bersama warga membuat jalan alternatif untuk bisa dilalui kendaraan roda dua,” tandasnya.

Medy menjelaskan, pembuatan jalan darurat ini dilakukan secara manual dengan alat seadanya. Masyarakat dan pihak perusahaan melakukan pelebaran badan jalan.

“Ya, mulai saat ini sudah bisa dilewati kendaraan roda 2 dan 4. Untuk sementara kendaraan yang melintas di kawasan ini terpaksa harus melintas secara bergiliran,” tukasnya.

Kapolsek Banjarwangi mengimbau agar masyarakat pengguna jalan lebih berhati-hati saat melintas di kawasan Garut Selatan.

“Bagi penegndara yang melintas di kawasan ini (Banjwangi-Singajaya/red) harus berhati-hati. Secara geografis Jalan Banjarwangi-Singajaya rawan terjadi laka lantas, dikarenakan jalan yang sempit dan banyak tikungan tajam,” katanya. (ER/GE)***

Editor: Kang Cep

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI