BREAKING NEWS: Keracunan Usai Menyantap Bantuan dari Singapura, Sejumlah Pengungsi Cimanuk di Tempat Penampungan Islamic Center Dilarikan ke RSU

PETUGAS Security di Islamic Center, Garut menunjukan sisa makanan yang diduga menjasi penyebab keracaunan warga pengsungsi korban Cimanuk di tempat penampungan Islamic Center, Minggu (21/5/17)/ Foto: Kang Cep/GE

GARUT,(GE).- Puluhan pengungsi korban banjir bandang Cimanuk yang ditampung di kompleks Islamic Center Garut mengalami kercanunan makanan, Minggu (21/5/17). Menurut Yulianti (26) salah seorang penghuni penampungan, kejadian bermula pada pagi hari, sekitar pukul 05.00 WIB, sejumlah warga di penampungan mengalami pusing-pusing dan diare.

“Ya, tadi subuh pukul 5, pada pusing warga di sini (tempat penampungan Islamic Center Garut/ red.) termasuk anak saya ini,” ungkapnya, Minggu (21/5/17).


Yulianti (26) salah seorang pengungsi korban Cimanu yang tinggal di tempat penampungan Islamic Center, mununjukan putranya yang turut menjadi korban keracunan, usai menyantap makanan, Minggu (21/5/17)/ Foto: Kang Cep/GE.

Sementara itu, menurut petugas kesehatan yang berada di lokasi, semua korban yang dilarikan ke RSU dr. Slamet Garut ada 20 orang lebih.

“Iya, kita masih mendata jumlah korbannya, baik yang dirawat di RSU maupun yang di Isalamic Center,” katanya.

Menurut salah seorang petugas security di Islamic Center, warga di penampungan pada hari sabtu (20/5/17) sore, mendapat bantuan dari dermawan asal Singapura. Diguga makanan yang disantap penghuni di penampungan tidak steril atau kadaluarsa, seningga menimbulkan keracaunan.

“Sepertinya, dari makanan yang disantap pada hari Sabtu kemarin. Warga di sini kan mendapat bantuan, terus diberikan makan siang, mungkin dari menu dagingnya,” tukasnya.

Hingga berita ini diturunkan, data korban masih dicatat petugas dari Dinas Kesehatan Garut. Petugas dari Dinkes juga saat ini masih memeriksa sisa makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan ini. (ER/GE)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI