BREAKING NEWS : Banjir Bandang Kembali Terjang Garut, Dua Desa Terkena Dampak

CISURUPAN, (GE).- Hujan deras yang terus mengguyur sebagian besar wilayah Cisurupan dan sekitar Gunung Papandayan sejak Rabu pagi hingga sore (26/10/2016) mengakibatkan aliran sungai Cile’et meluap hingga ke pemukiman warga. Sebanyak dua desa yaitu Desa Balewangi dan Desa Kramatwangi Kecamatan Cisurupan terkena dampak.

Camat Cisurupan, Dadang Herawan, membenarkan kejadian banjir bandang yang menimpa wilayahnya itu. Menurut pengamatannya, banjir diakibatkan luapan Sungai Cile’et.

“Yang terkena dampak cukup parah yaitu Kampung Cibojong Desa Kramatwangi dan Kampung Ciseupan Desa Balewangi,” kata Dadang saat dihubungi “GE” Rabu (26/10/2016).


Dadang menambahkan, pihaknya tengah berkoordinasi dengan pemerintah setempat bersama unsur Muspika untuk melakukan penanganan darurat. Berdasarkan laporan yang ia terima tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut.

“Kami sedang berkoordinasi dengan kades masing-masing desa. Unsur Muspika juga telah melakukan penanganan darurat dan pendataan kerusakan yang timbul. Sementara itu dari informasi yang kami terima tidak ada korban jiwa, semoga saja tidak ada korban,” harapnya.

Salah seorang warga, Hilman (35) mengatakan meluapnya Sungai Cile’et terjadi sekira pukul 14.00 WIB, warga sempat panik karena besarnya arus air yang mengepung pemukiman.

“Kami sempat panik melihat deras dan besarnya air bah yang masuk ke kampung kami,” tutur Hilman.

Luapan sungai yang membawa material lumpur dan bebatuan dan banyak pula potongan kayu gelondongan yang memenuhi perkampungan hingga badan jalan. Sampai berita ini diturunkan, sebagian warga tengah membersihkan rumah mereka. (Agus Muhram)***

Editor : Farhan SN

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI