BPMPD Garut Sidak Simbol Simbol Negara dan Foto Presiden

DIGITAL CAMERA

LEUWIGOONG, (GE).- Guna menciptakan ketertiban, kepastian, dan standardisasi penggunaan simbol simbol negara semisal bendera negara, lambang negara serta penempatan foto presiden, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Garut, Drs. Teddi Iskandar, M.Si., menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke Desa Singdangsari Kecamatan Leuwigoong. Rabu (27/04/2016).

Sidak yang dilakukan Kepala BPMPD tersebut, bertujuan untuk mengoreksi penempatan posisi dan keadaan bendera negara, lambang negara, serta memantau penggunaan lambang negara yang rusak dan tidak sesuai dengan bentuk, warna, dan perbandingan ukurannya.

Kepala BPMPD mengatakan, bahwa menjelang peresmian Pasar Tradisional Leuwigoong, ia sidak masuk ke Desa Sindangsari. Nampak garuda, dan foto presiden, terlihat di bawahnya kosong. Dan foto gubernur serta wakilnya lebih besar dibanding foto presiden dan wakilnya.

“Bagaimana kalau dilihatnya oleh Presiden, pasti akan marah,” kata Teddi Iskandar, M.Si.

Teddi menegaskan, lambang negara itu seharusnya ditempatkan bersama-sama dengan bendera negara, foto presiden dan wakil presiden, yakni penempatan lambang negara posisinya di sebelah kiri dan lebih tinggi daripada bendera negara. Sedangkan letak foto resmi presiden dan wakil presiden, dipasang lebih rendah daripada lambang negara dengan ukuran fotonya harus sesuai dengan peraturan undang-undang yang berlaku.

“Maka dari itu, kita harus malu, sehubungan uang yang dialokasikan ke setiap desa, jumlahnya ratusan juta rupiah. Tapi masih saja ada lambang negara yang terpangpang, dan bendera negara yang berkibar keadaanya masih perlu dibenahi lagi,” kata Teddi.

Kades Sindangsari, Kusnadi Hermawan dengan adanya sidak Kepala BPMPD tersebut, mengatakan bahwa dirinya masih baru menjabat kepala desa. Sehingga belum kosentrasi ke arah pembenahan mengenai, lambang negara, bendera negara, foto presiden, gubernur, maupun Bupati.

“Namun, saya sangat berterimakasih dengan adanya teguran dari Kepala BPMPD, saya akan membenahinya,” ujar Kades Sindangsari. (Ilham Amir)***