BPBD Garut : Ledakan Misterius dalam Tanah di Cisompet Garut Ternyata Pergerakan Tanah Labil

CISOMPET, (GE).- Ledakan misterius di dalam tanah yang mengakibatkan puluhan rumah di Kecamatan Cisompet Garut rusak ternyata dipicu pergerakan tanah labil. Hal tersebut dikatakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut saat meninjau lokasi kejadian. Sementara ini, ratusan warga terpaksa diungsikan lantaran bahaya tanah longsor dan amblasnya rumah mengancam pemukiman warga.

Menurut Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Garut, Rahmat Supriatin, mengatakan pasca terdengarnya ledakan misterius di dalam tanah yang mengakibatkan puluhan rumah rusak di wilayah Desa Sindang Sari Kecamatan Cisompet Kabupaten Garut pada sabtu kemarin, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut/ mulai melakukan pengecekan terhadap tanah yang retak disepanjang pemukiman warga. petugas BPBD, memprediksi suara ledakan yang muncul dari dalam tanah tersebut dipicu akibat pergerakan tanah labil.

Seperti di Kampung Selaawi misalnya, kata Rahmat, retakan tanah dengan kedalaman lebih dari 5 meter tersebut membentang panjang ke arah pegunungan. Sehingga mengakibatkan sejumlah bebatuan ikut pecah.

Tidak hanya itu, kata Rahmat, puluhan rumah di desa ini juga mengalami rusak berat karena guncangan tanah yang cukup besar. Ia mengaku, untuk memastikan ledakan di dalam tanah yang mengakibatkan puluhan rumah rusak, pihaknya akan mendatangkan ahli dari pusat vulkanologi mitigasi bencana geologi atau PVMBG. Pasalnya BPBD tidak bisa memperinci teori pergerakan tanah lantaran hal tersebut berada di wilayah ahli.

Sementara itu, Kades Sindangsari, Agus Siswanto, pihaknya mengaku, hingga hari ini rumah yang rusak terdampak pergerakan tanah tercatat ada 50 rumah. Sementara 170 rumah lain terancam rusak susulan. Dari 50 rumah yang rusak, 120 jiwa diantaranya diungsikan karena bahaya apa bila rumah yang sudah retak – retak masih tetap ditinggali penghuninya.

Sementara itu ratusan warga yang terdampak pergerakan tanah harus mengungsi di tempat aman yang disediakan oleh aparat TNI Kodim 0611 Garut. Mereka akan tinggal di tenda darurat hingga rekomendasi relokasi pemukiman baru disetujui oleh Bupati Garut keluar. (Farhan SN)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN