BNNK Garut Rehabilitasi Pecandu Narkoba

Anas Saepudin, Kepala BNN Kabupaten Garut.

PATRIOT,(GE).- Narkotika merupakan zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis. Jika dikonsumsi, narkoba aknberdampak pada penurunan tingkat kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi atau menghilangkan rasa nyeri, dan dapat nebinbulkan ketergantungan si pemakainya. Dikabupaten garut, tingkat pengguna narkoba kian mengkhawatirkan, apalagi penggunaan di kalangan remaja atau usia sekolah.

Akhir-akhir ini, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Garut, sedang intensif menangani pasien yang merupakan korban narkoba. Para pengguna dan pecandu ini diserahkan pihak keluarganya kepada BNNK Garut untuk di rehabilitasi.

Mereka (pecandu narkoba), dengan sukarela diantarkan oleh keluarganya ke kantor BNNK Garut, agar bisa terlepas dari ketergantungannya. Metode rehabilitasi sendiri, meliputi dua macam, yaitu rehabilitasi rawat inap, dan rehabilitasi rawat jalan.

Rehabilitasi rawat inap, didalamnya, dilakukan detoksifasi dan pengobatan, pendekatan psikososial, dengan jangka waktu yang pendek dan panjang. Sedangkan perawatan pasien dengan rawat jalan, dilakukan dengan cara therapy obat-obatan, therapy singkat, konseling adiksi, psiko-edukasi, serta diskusi bersama kelompok bantu diri sesama pecandu.

Bahaya narkoba harus segera ditanggulangi. Kepala BNNK Garut, Anas Saepudin, menghimbau kepada seluruh warga Garut yang mempunyai anak atau anggota keluarga yang menjadi pecandu atau pengguna narkoba, uintuk segera menyerahkannya ke pihak BNNK, untuk dilakukan rehabilitasi.

“Sudah ada 20 orang yang sedang tahap rehabilitasi. Hal itu sebaiknya segera dilakukan pihak keluarga, sebelum ada tindakan lain, tuturnya.” Tandas Anas.

Anas menegaskan, efek bagi para pengguna narkoba yang tertangkap oleh penegak hukum, akan mengalami dua hal, yaitu direhabilitasi atau jika terbukti berperan sebagai pengedar atau menjadi bandar nerkoba, akan diganjar hukuman sesuai aturan yang berlaku. Hukuman paling berat bagi pengedar atau bandar, tidak main-main. Vonis mati ! (Useu G Ramdani) ***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN