BNN Kabupaten Garut Mengklaim Tingkat Peredaran Narkoba di Garut Menurun

KEPALA Badan Narkotika Nasional Kabupaten Garut, Anas Saeffudin.***

GARUT, (GE).-  Kepala Badan Nasional Narkotika (BNN) Kabupaten Garut, Anas Saeffudin, menyatakan peredaran narkoba berbagai jenis psikotrofika di Garut dinilai masih tinggi.

“Kami terus mewaspadai upaya upaya yang dikembangkan oleh kelompok jaringan narkoba yang mencoba mengedarkan narkoba di wilayah hukum Garut,” ungkapnya, Kamis (23/3/17).

Berdasarkan data privalensi yang merupakan hasil penelitian BNN dengan Universitas Indonesia (UI) yang menggunakan metode penelitian tertentu, pada tahun 2015 menurut data privalensi menunjukan peredaran narkoba di Garut sebesar 2,24 persen. Sementara berdasarkan penelitian pada tahun 2016 mengalami penurunan menjadi 0,03 persen.


Artinya, kata Anas, dengan terjadinya penurunan pengguna maupun pengedar narkoba di Garut, menunjukan upaya pencegahan dengan memberdayakan masyarakat, merehabilitasi pecandu hingga mempersempit ruang gerak bandar narkoba, dinilai berhasil, meskipun belum signifikan.

“Kami terus memperkuat upaya-upaya dengan melakukan koordinasi dan menjalin sinergitas dengan seluruh elemen masyarakat. Termasuk dengan aparat penegak hukum, kepolisian, dan juga melibatkan institusi terkait lainnya yang memliki tanggungjawab melakukan upaya pencegahan, pemberdayaan, dan rehabilitasi,” pungkasnya. (Farhan SN/GE)***

Editor : SMS

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI