Blanko Terbatas dan Rusak, Belasan Ribu e-KTP Warga Garut Gagal Dibuat

PEMKAB,(GE)- Alih-alih akan segera mendapatkan e-KTP, belasan ribu warga Garut yang telah menjalani prosedur pembuatan e-KTP harus gigit jari. Pasalnya, proses pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) sebanyak 16.000 warga dinyatakan gagal, hal tersebut diakibatkan karena blanko e-KTP mengalami kerusakan saat dicetak.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Kabupaten Garut, Darsani, mengatakan gagalnya proses pencetakan ini membuat jumlah daftar tunggu warga yang memohon e-KTP bertambah. Sementara hingga saat ini, antrean pemohon e-KTP di Kabupaten Garut telah mencapai 26.000 orang.

“Ya, sebanyak 16.000 warga proses pencetakannya gagal karena blanko rusak saat dicetak. Sedangkan pemohon yang ngantri ada 26.000 ribu, berarti jadi ada 42.000 orang,” kata Darsani, Minggu (18/9/2016).

Darsani berharap pemerintah pusat menyediakan blanko e-KTP ekstra dari yang dibutuhkan saat ini. Idealnya, untuk Kabupaten Garut sedikitnya disediakan 60.000 blanko untuk penerbitan e-KTP.

“Sebanyak 18.000 blanko sisanya untuk persediaan, karena jumlah warga yang membutuhkan banyak,” tukasnya.

Setiap hari warga yang datang untuk membuat e-KTP bisa mencapai 800 orang. Sedangkan, yang bisa terlayani setiap harinya hanya 400 sampai 500 orang saja.

“Blanko e-KTP sangat cepat habis. Sementara saat pengambilan blanko, kami selalu mendapat jumlah yang terbatas. Antara 3.000 hingga 4.000 blanko,” tukasnya.

Sementara itu, Dadan (40) salah seorang warga Karangpawitan mengaku kesal dengan pelayanan e-KTP ini. Dirinya mengaku hampir dua bulan melakukan persiapan dan melalui prosedur untk pembuatan e-KTP ini, pas ketika waktunya akan diambil dinyatakan gagal.

“Bagaimana pelayanan e-KTP ini, katanya harus segera merekan ini itu. Tapi setelah melalui proses masih gagal juga. Ah, bagaimana mungkin pemerintah memerikan tenggat waktu hingga. Yang datanya sudah ada saja “riweuh,” katanya. (Tim GE)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN