Blanko e-KTP Dipastikan Kosong Hingga Desember, Warga yang Telah Melakukan Perekaman Terpaksa Hanya Dapat Surat Sementara

PEMKAB, (GE).- Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut Darsani mengatakan, kekosongan blanko e-KTP dipastikan hingga Desember 2016. Hal ini diakuinya, menyusul kabar dari pemerintah pusat yang baru bisa memasok kembali blanko e-KTP pada akhir tahun

” Ya, dari informasi di pusat katanya masih dalam proses lelangInformasi dari pusat seperti itu. Ada surat dari Dirjen, blanko itu baru tersedia kembali Desember,” ungkap Darsani, saat djumpai beberapa awak media, Rabu (26/10/2016).

Dikatakannya, akibat kendala ini pemerintah akan memberikan surat keterangan sementara bagi warga yang telah melakukan perekaman e-KTP. Masa berlaku surat keterangan sementara ini adalah enam bulan sejak surat tersebut diterbitkan.


“Mudah-mudahan warga pemohon bisa bersabar . Masa berlaku kartu sementara yang diberikan cukup panjang, yakni selama enam bulan. Kekosongan blanko e-KTP ini, bukan di Garut saja, hampir merata di seluruh Indonesa,” jelasnya.

Bila proses pencetakan telah selesai, warga pun diimbau untuk melakukan pengambilan e-KTP ke setiap kantor kecamatan domisili tempat tinggal mereka. “Pengambilan bisa dilakukan di kantor kecamatan, jadi tidak usah datang ke Kantor Disdukcapil Garut,” katanya.

Ditegaskannya, di instansinya (Disdukcapul) tidak ada praktek pungutan liar kepada para pemohon. Darsani menghimbau agar masyarakat melaporkan jika ada petugas yang melakukan praktek pungli dalam proses pembuatan e-KTP.

“Untuk mencegah prkatek pungli, kami sudah memasang papan pemberitahuan di kantor bagian pelayanan. Jika ada, silahkan laporkan,” tandasnya.

Disdukcapil Garut mencatat, jumlah warga Garut yang wajib memiliki e-KTP saat ini jumlahnya lebih dari 2,5 juta jiwa. Sedangkan warga yang telah memiliki e-KTP mencapai 2,4 juta jiwa. (Tim GE)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI